Prabowo: Kami Ingin Anak Indonesia Produksi Barang Bagus dengan Gaji yang Baik

Semarang – Calon presiden nomor 2, Prabowo Subianto, mengungkapkan impian nya agar anak-anak Indonesia di masa depan mampu memproduksi barang-barang yang berkualitas di dalam negeri, seperti negara lain, salah satunya Jepang.

“Saya katakan kepada duta besar Jepang, saya katakan Indonesia ingin seperti negara Anda,” cerita Prabowo kepada ratusan ribu warga di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada hari Minggu (28/1).

Prabowo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia di masa depan mampu mengekspor barang-barangnya ke negara lain, seperti Jepang yang telah lama menjadi negara produsen otomotif, elektronik, petrokimia, farmasi, bioindustri, galangan kapal, dirgantara, tekstil dan makanan.

“Kita tidak mau terus-menerus membeli barang-barang bagus dari negara Anda. Kami ingin membuat barang-barang bagus itu di Indonesia, dengan melibatkan anak-anak Indonesia yang mendapatkan gaji yang baik,” ungkap Prabowo.

Impian ini bukan hanya sekedar angan-angan. Prabowo mencontohkan kemampuan Indonesia yang secara bertahap menunjukkan potensinya untuk menjadi negara industri.

Ia mencontohkan bahwa Indonesia kini juga mampu memproduksi mobil dan motor listrik buatan sendiri. “Saat ini, kita sudah mulai membuat mobil di Indonesia. Meskipun belum banyak dan belum begitu bagus, tapi kita sudah memulainya. Kita juga sudah membuat motor listrik di Indonesia,” ucapnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan bahwa jika ada pihak yang tidak senang dengan kemajuan Indonesia menuju negara yang sejahtera dengan cara menakut-nakuti, rakyat diminta untuk tidak mendengarkan hal tersebut.

“Massa depan kita gemilang, masa depan kita bagus, masa depan kita gemilang. Kalau ada yang menakut-nakuti rakyat, jangan terlalu didengarkan,” ungkap Prabowo.

“Pak Jokowi tidak mau, Pak SBY juga tidak, Prabowo Subianto tidak mau, Gibran Rakabuming Raka juga tidak mau, Koalisi Indonesia Maju juga tidak ingin Indonesia terus-menerus menjadi sumber penghisap darah bagi bangsa lain. Kita tidak mau,” tambahnya.

Source link