Tak Hanya “Ipar Adalah Maut”, Ini Rekomendasi Film Michelle Ziudith yang Full Bikin Baper

Nama Michelle Ziudith kembali ramai diperbincangkan berkat perannya sebagai Nisa dalam Ipar Adalah Maut, film yang langsung menyita perhatian sejak tayang pada 13 Juni 2024. Di bawah arahan Hanung Bramantyo, dengan Manoj Punjabi sebagai produser dan naskah garapan Oka Aurora, film ini menempatkan Michelle di pusat konflik rumah tangga yang getir dan emosional.

Dalam cerita tersebut, Nisa harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya, Aris, menjalin hubungan terlarang dengan adik kandungnya sendiri, Rani. Peran itu membuat akting Michelle banyak dipuji karena berhasil membawa emosi tokoh Nisa terasa dekat dan menyakitkan bagi penonton. Namun, Ipar Adalah Maut sejatinya hanya salah satu dari deretan film yang menunjukkan konsistensi Michelle Ziudith di genre drama romantis.

Deretan film yang membuat nama Michelle Ziudith lekat dengan kisah baper

Sejak beberapa tahun terakhir, Michelle kerap dipercaya memerankan karakter perempuan dengan konflik cinta yang kuat, penuh dilema, dan sering kali menyisakan luka. Dari Remember When pada 2014 hingga Kejar Mimpi, Gaspol! pada 2023, ia terus memperlihatkan rentang emosi yang berbeda di layar lebar.

1. Remember When (2014) hingga London Love Story (2016)

Dalam Remember When, Michelle berperan sebagai Freya, sosok yang merasa hubungannya dengan Moses mulai hambar. Kehadiran Adrian kemudian mengubah arah hidupnya dan memunculkan konflik baru. Setahun kemudian, lewat Magic Hour, ia memerankan Raina, gadis sederhana penjaga kios bunga yang jatuh cinta pada Dimas, pria dengan masa lalu kelam.

Nama Michelle makin kuat di genre ini lewat London Love Story. Sebagai Caramel, ia diceritakan pergi ke London untuk melupakan masa lalu, lalu bertemu Dave yang sama-sama menyimpan luka. Hubungan mereka sempat memberi harapan baru, sebelum persoalan lama kembali menguji keduanya.

2. One Fine Day, Ananta, dan Calon Bini

Pada One Fine Day tahun 2017, Michelle tampil sebagai Alana yang hidup di Barcelona dan terjebak dalam konflik cinta bersama Mahesa serta mantan kekasihnya, Danu. Lalu di Ananta (2018), ia menjadi Tania, gadis introvert yang perlahan berubah setelah hadirnya sosok Ananta yang memberi dukungan dan kehangatan.

Masih di jalur yang sama, Calon Bini menampilkan Michelle sebagai Ningsih, gadis desa yang kabur ke Jakarta demi mengejar mimpi setelah dipaksa menikah dengan pria kaya. Di kota besar, ia bertemu Satria dan menjalani perjalanan hidup yang lebih mandiri sekaligus penuh tantangan.

Tak cuma kisah cinta, Michelle juga menjajal karakter dengan warna berbeda

Meski lekat dengan film romantis, Michelle tidak berhenti di situ. Dalam Mekah I’m Coming (2019), kisah yang diangkat justru berpusat pada Eddy yang berusaha membuktikan diri kepada Eni dengan janji pergi haji, tetapi justru tertipu agen perjalanan palsu. Sementara itu, Garis Waktu (2022) mempertemukan Michelle sebagai April dengan Sena yang diperankan Reza Rahadian, dalam cerita cinta yang terhalang restu keluarga dan dibayangi masa lalu.

Terakhir, Kejar Mimpi, Gaspol! yang rilis pada 2023 menempatkan Michelle sebagai Diana, putri dari Fifi yang diperankan Asri Welas. Berlatar di kawasan Gunung Bromo, film itu menyoroti perjuangan seorang ibu yang sempat mengubur mimpinya demi anak, sebelum akhirnya kembali mengejar cita-cita.

Rangkaian peran tersebut menunjukkan satu hal: Michelle Ziudith bukan hanya wajah yang cocok untuk film drama romantis, tetapi juga aktris yang mampu menjaga emosi karakter tetap hidup dari satu judul ke judul lain. Karena itu, ketika Ipar Adalah Maut mencuri sorotan, publik sebetulnya kembali diingatkan bahwa Michelle sudah lama punya katalog film yang memang dirancang untuk membuat penonton ikut larut.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.