Kunjungan Massal ke Kepulauan Seribu saat Libur Tahun Baru Islam

Libur Tahun Baru Islam 1447 Hijriah disambut dengan antusias oleh masyarakat yang memanfaatkannya untuk berlibur ke berbagai destinasi wisata, salah satunya adalah Kepulauan Seribu, Jakarta. Sebanyak 10.678 orang diketahui mengunjungi Kepulauan Seribu selama libur panjang akhir pekan tersebut. Kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, demikian disampaikan oleh Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan.

Menurut Sonti, lonjakan kunjungan wisatawan ini memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha di Kepulauan Seribu, serta dapat meningkatkan perekonomian lokal. Kemudahan akses ke destinasi wisata ini juga menjadi faktor penting dalam menarik minat para wisatawan berkunjung. Peningkatan kunjungan wisatawan tercatat pada hari Minggu, yang juga merupakan hari terakhir libur panjang.

Selain itu, Suku Dinas Parekraf juga mencatat bahwa ada 5.045 wisatawan mancanegara dan nusantara yang tiba melalui berbagai pintu masuk pada Sabtu, disusul dengan 5.633 wisatawan pada Jumat sebelumnya. Untuk mencapai Kepulauan Seribu, wisatawan dapat mengakses Dermaga Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol dengan tarif yang bervariasi. Melalui Dermaga Kali Adem, wisatawan dapat menggunakan kapal kayu atau kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp80 ribu, sedangkan melalui Dermaga Marina Ancol tarifnya berkisar antara Rp175 ribu hingga Rp300 ribu.

Dengan berbagai daya tarik alam dan aktivitas menarik di Kepulauan Seribu, ditambah dengan kemudahan aksesnya, tidak mengherankan bahwa destinasi wisata ini terus menarik perhatian para pengunjung. Antusiasme wisatawan saat meramaikan pelabuhan penumpang Muara Angke juga menjadi bukti nyata akan popularitas Kepulauan Seribu sebagai tujuan liburan yang menarik dan terjangkau.

Source link