Dua Gol Penalti Liga Indonesia All Star Buyarkan Kemenangan Arema FC

Arema FC sempat berada di atas angin, tetapi kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya lepas begitu saja. Dalam laga yang digelar pada Selasa (8/7/2025) sore WIB di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, tim berjuluk Singo Edan harus puas berbagi angka 2-2 dengan Liga Indonesia All Star. Hasil ini terasa pahit karena Arema tampil cukup meyakinkan sejak menit awal dan unggul lebih dulu sebelum jeda.

Arema FC Sempat Mengontrol Jalannya Laga

Arema membuka keunggulan lewat Salim Tuhaera pada menit ke-18. Gol itu membuat mereka semakin percaya diri dalam mengatur ritme permainan. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum, memberi kesan bahwa Arema punya peluang besar untuk menutup pertandingan dengan tiga poin.

Situasi tersebut bahkan makin menguat ketika Dedik Setiawan menggandakan skor pada menit ke-65. Dengan keunggulan 2-0, Arema tampak berada dalam posisi nyaman. Namun, pertandingan berubah arah dalam waktu singkat setelah Liga Indonesia All Star mendapatkan momentum dari titik putih.

Dua Penalti Mengubah Arah Pertandingan

Kebangkitan Liga Indonesia All Star dimulai saat Witan Sulaeman mengeksekusi penalti pada menit ke-74. Penalti itu diberikan wasit setelah memeriksa insiden melalui VAR dan menilai ada pelanggaran di kotak terlarang. Gol tersebut langsung menghidupkan kembali tensi pertandingan.

Tekanan terhadap Arema terus meningkat hingga akhirnya Septian David Maulana menyamakan kedudukan lewat penalti kedua pada menit ke-86. Dalam rentang 12 menit, keunggulan dua gol Arema sirna begitu saja. Kedua tim sempat berupaya mencari gol penentu di sisa laga, tetapi tidak ada tambahan gol yang tercipta sampai peluit akhir dibunyikan.

Skor Akhir 2-2 Setelah Arema Kehilangan Kendali

Hasil imbang ini menjadi penutup yang mengecewakan bagi Arema FC, yang sejatinya sudah memegang kendali pertandingan cukup lama. Di sisi lain, Liga Indonesia All Star menunjukkan daya juang tinggi untuk bangkit setelah tertinggal dua gol. Laga pun berakhir dengan skor 2-2, menegaskan bahwa keunggulan besar belum tentu aman jika lawan masih punya waktu dan kesempatan memanfaatkan celah.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.