Kasus begal yang meresahkan warga Depok akhirnya menyeret tiga pelaku ke tangan polisi. Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Depok menangkap tiga orang berinisial WAP, MS, dan MF yang disebut sudah berulang kali beraksi sejak 2023. Dari hasil penyelidikan, komplotan ini diduga terlibat dalam sedikitnya 16 aksi kejahatan di lokasi berbeda, membuat jejak mereka cukup panjang sebelum berhasil dibekuk.
Ditangkap Dini Hari di Depok
Penangkapan dilakukan pada Kamis, 3 Juli 2025, sekitar pukul 01.45 WIB. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa ketiganya merupakan bagian dari kelompok begal yang kerap menyasar pengguna jalan di wilayah Depok dan sekitarnya. Operasi penangkapan ini merupakan hasil kerja bersama Subdit Jatanras dan Satreskrim Depok setelah mengumpulkan informasi dari sejumlah kejadian sebelumnya.
Korban Dibacok Saat Pulang Berboncengan
Aksi terbaru komplotan tersebut terjadi pada Selasa, 24 Juni 2025, di Jalan Arko, Kelurahan Duren Seribu, Bojongsari, Depok. Saat itu, seorang korban yang tengah berboncengan dengan temannya tiba-tiba diserang menggunakan celurit. Para pelaku sempat berupaya membawa kabur sepeda motor milik korban, namun rencana itu gagal setelah warga berdatangan usai mendengar teriakan minta tolong.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Sawangan untuk menjalani perawatan medis. Peristiwa itu segera dilaporkan ke polisi dan menjadi pintu masuk bagi tim gabungan untuk memburu para pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.
Jejak Panjang Aksi Kriminal
Fakta bahwa komplotan ini diduga sudah beraksi di 16 lokasi sejak 2023 menunjukkan pola kejahatan yang bukan baru sekali dua kali terjadi. Penangkapan WAP, MS, dan MF menjadi langkah penting untuk menghentikan rangkaian aksi yang selama ini membuat warga waswas saat melintas, terutama pada malam hari dan di jalan-jalan yang dianggap rawan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
