Tanggapan GoTo Terkait Korupsi Laptop Kemendikbudristek

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) telah menjadi sorotan terkait dugaan korupsi pengadaan laptop di Kemendikbudrestek yang merugikan negara sebesar Rp1,98 triliun. Media telah memberitakan tentang geledah kantor GoTo terkait kasus tersebut. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun telah meminta penjelasan kepada manajemen GoTo terkait kebenaran berita tersebut. Sekretaris Perusahaan GoTo, R A Koesoemohadiani, menegaskan bahwa perseroan tidak terlibat dalam dugaan kasus tersebut, namun akan tetap menjalani proses hukum yang berjalan dengan kooperatif. Nadiem Makarim, yang merupakan mantan Mendibudristek, sudah tidak memiliki keterlibatan lagi dengan GoTo sejak Oktober 2019. GoTo selalu menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan. Kejaksaan Agung juga pernah melakukan penggeledahan terhadap kantor GoTo terkait kemungkinan keterlibatan perusahaan dalam kasus tersebut. Tidak ada pihak dalam manajemen GoTo saat ini yang terlibat dalam dugaan tersebut. Pada perdagangan terakhir, saham GOTO ditransaksikan stabil dengan level pembukaan Rp59. Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto juga telah dimintai keterangan terkait kasus ini oleh Kejaksaan Agung.

Source link