Buku berjudul “1974 – Football In The Seventies” ditulis oleh Marvin Close, seorang mantan jurnalis yang ahli dalam menulis buku sejarah sepak bola. Close telah menghasilkan berbagai buku bertema sepak bola, termasuk “1923: Life in Football One Hundred Years Ago”, “1953: Life in Football Seventy Years Ago”, dan “More Than Just a Game: Football v Apartheid – The Most Important Football Story Ever Told” bersama Chuck Korr. Melalui penelitiannya yang mendalam, Close membawa pembaca kembali ke tahun 1974 untuk menjelajahi pertandingan, kisah, dan kontroversi yang terjadi pada saat itu.
Pada tahun 1974, Inggris sedang diwarnai oleh pemogokan, pemadaman listrik, pengurangan jam kerja, dan resesi. Pertandingan sepak bola pada waktu itu dilarang menggunakan lampu sorot dan hanya diadakan pada hari Minggu siang. Meskipun demikian, penonton terus mengalami penurunan karena kurangnya uang di kalangan penggemar. Problematika hooliganisme juga semakin tak terkendali, mencapai puncaknya dengan pembunuhan pertama di tribun stadion.
Di dunia manajerial, tahun 1974 menjadi zaman perpisahan bagi beberapa figur penting seperti Brian Clough yang mengalami kegagalan saat melatih Leeds dan Bill Shankly yang pensiun dari kursi manajer Liverpool. Selain itu, terdegradasinya Manchester United dari liga teratas juga menjadi sorotan. Close juga mencatat beberapa perubahan signifikan dalam sepak bola, seperti pengakhiran larangan terhadap sepak bola wanita, restrukturisasi piramida kompetisi liga, serta perkembangan industri replika perlengkapan tim yang membawa masuknya sponsor.
Dengan konten yang terorganisir dengan baik, buku ini akan membawa pembaca melalui berbagai aspek sepak bola pada tahun 1974, mulai dari kehidupan sehari-hari, hingga drama di lapangan dan di luar lapangan. Daftar isi yang jelas juga menjadi nilai tambah yang membuat buku ini menjadi sebuah panduan yang lengkap mengenai sepak bola pada era tersebut.

