Beberapa negara di dunia memiliki jumlah penduduk yang paling sedikit dalam hal kepercayaan terhadap Tuhan, yang dikenal sebagai ateis. Paham ateisme ini berasal dari Yunani Kuno dan telah berkembang sejak saat itu. Menurut peneliti, agama sudah ada sejak sekitar 150 ribu tahun lalu, dengan Neanderthal sebagai manusia pertama yang melakukan praktik pemakaman terhadap jenazah. Namun, popularitas ateisme semakin meningkat di tengah masyarakat dunia karena dianggap berkorelasi dengan kemajuan ekonomi global.
Studi dari Universitas Bristol mengungkapkan bahwa sekularisasi memiliki kontribusi sebesar 40 persen terhadap pertumbuhan ekonomi global pada tahun 1990-an. Penelitian lain dari Mississippi State University and West Virginia University menemukan bahwa metrik-metrik agama berkorelasi negatif dengan kewirausahaan produktif, sementara ateis dan agnostik memiliki korelasi positif. Dalam laporan penelitian yang dikutip dari Yahoo!, disebutkan bahwa persentase penduduk yang mayoritas ateis atau agnostik berkorelasi positif dan signifikan dengan tingkat kewirausahaan produktif suatu negara.
Sejumlah faktor di balik hasil positif pada dunia bisnis tersebut dikaitkan dengan munculnya preferensi orang untuk menghabiskan waktu untuk berbisnis daripada beribadah. Berdasarkan data Pew Research Center’s Religious Composition by Country, berikut adalah daftar 20 negara dengan persentase populasi ateis tertinggi. Di antaranya, Republik Ceko menduduki peringkat pertama dengan persentase 78,4 persen penduduknya merupakan ateis, disusul oleh Korea Utara, Estonia, Jepang, Hong Kong, dan negara-negara lainnya.
Referensi:
https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250720182427-33-650674/20-negara-paling-tak-percaya-tuhan-ada-tetangga-ri
