Kemerdekaan Ekonomi: Pandangan Presiden Prabowo

Mengutip Presiden Prabowo Subianto, kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi. Hal ini disampaikan saat peluncuran kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah. Presiden Prabowo menekankan betapa pentingnya negara yang bisa memberi makan, menjamin, dan memberi kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya. Kopdes Merah Putih dibentuk dengan tujuan membangun ekonomi dari desa dan menciptakan pemerataan untuk memerdekakan masyarakat dari kemiskinan. Prabowo menunjuk koperasi sebagai alat bagi mereka yang lemah untuk menjadi kuat, berdaulat, dan merdeka secara sejati. Gerakan ini diharapkan dapat mengurangi ketimpangan global dan membebaskan petani serta masyarakat desa dari rentenir dan tengkulak.

Peluncuran kelembagaan 80 ribu Kopdes Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini melibatkan 13 kementerian, dua lembaga negara, serta gubernur, wali kota, bupati, dan kepala desa untuk membangun ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan. Sebanyak 81.140 unit Kopdes/Kopkel Merah Putih telah terbentuk di seluruh Indonesia, dengan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan 108 koperasi percontohan yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

Mulai 22 Juli 2025, koperasi percontohan tersebut dapat mengakses pembiayaan melalui skema kredit usaha rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara. Peluncuran ini diikuti secara serentak oleh seluruh daerah di Indonesia melalui sambungan daring. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membangun ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan, serta membantu memerdekakan masyarakat dari kemiskinan.

Copyright © ANTARA 2025

Source link