Negara dengan Populasi Ateis Terbesar di Dunia: Tetangga RI

Ateisme kini bukan lagi fenomena pinggiran. Di banyak negara, jumlah warga yang tidak berafiliasi dengan agama terus bertambah, seiring perubahan cara pandang masyarakat terhadap sains, pendidikan, dan peran institusi keagamaan. Secara global, sekitar 24,2% penduduk dunia tercatat tidak memiliki afiliasi agama. Dari berbagai data yang ada, Republik Ceko muncul sebagai negara dengan persentase ateis tertinggi di dunia, disusul Korea Utara dan Estonia.

Republik Ceko Paling Tinggi, Korea Utara dan Estonia Menyusul

Berdasarkan survei Pew Research, Republik Ceko mencatat angka ateisme sebesar 78,4%. Di posisi berikutnya ada Korea Utara dengan 71,3%, lalu Estonia sebesar 60,2%. Angka ini menunjukkan bahwa ketidakberagamaan tidak selalu berkaitan dengan satu wilayah atau satu latar belakang tertentu, melainkan dipengaruhi banyak faktor yang saling bertumpuk.

Di Ceko, tingkat religiositas memang dikenal paling rendah di Eropa. Kondisi itu tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari sejarah panjang, termasuk pengaruh komunisme yang menekan kehidupan keagamaan serta tradisi Hussitisme yang ikut melemahkan otoritas Gereja Katolik. Kombinasi keduanya membuat masyarakat Ceko tumbuh dalam iklim yang lebih sekuler dibanding banyak negara lain.

Sains, Pendidikan, dan Pergeseran Cara Pandang

Meningkatnya ateisme di berbagai negara juga kerap dikaitkan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan teknologi. Saat akses informasi semakin terbuka, sebagian orang merasa tidak lagi membutuhkan penjelasan berbasis agama untuk memahami dunia. Dari situ, tumbuh sikap yang lebih kritis terhadap ajaran dan institusi keagamaan.

Namun, data ini juga memperlihatkan bahwa ateisme tidak hanya soal keyakinan pribadi. Sejarah, politik, dan budaya memiliki peran besar dalam membentuk sikap masyarakat terhadap agama. Karena itu, negara-negara seperti Republik Ceko, Korea Utara, dan Estonia kerap menjadi contoh bagaimana latar sosial tertentu dapat mendorong sekularisme berkembang jauh lebih kuat dibanding tempat lain.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.