Hubungan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein kembali menjadi sorotan seiring rencana kunjungan kenegaraan sang raja ke Indonesia. Dalam agenda yang telah disiapkan, Abdullah II dijadwalkan bertemu Prabowo dan perwakilan Danantara Indonesia, sebelum penandatanganan nota kesepahaman bilateral. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian lawatan ke beberapa negara Asia, termasuk Jepang, Vietnam, Singapura, dan Pakistan.
Persahabatan yang Berawal dari Dunia Militer
Relasi Prabowo dan Abdullah II bukanlah hubungan diplomatik yang baru tumbuh belakangan. Keduanya sudah lama dikenal memiliki kedekatan personal sejak muda, terutama karena sama-sama menempuh latar belakang militer. Mereka pernah sama-sama menjadi alumni sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat di Fort Benning. Kesamaan itu membuat hubungan keduanya tidak sekadar formal, melainkan juga dibangun di atas pengalaman yang serupa dan saling menghormati.
Kedekatan tersebut tetap terjaga bahkan ketika Prabowo berada dalam masa pengasingan di Yordania pada 1998. Dalam periode itu, hubungan personal keduanya disebut tetap berlanjut dan menjadi salah satu jembatan yang menjaga komunikasi di antara dua tokoh yang kelak memimpin negara masing-masing.
Pertemuan yang Menguatkan Jejak Diplomasi
Jejak pertemuan mereka juga tercatat pada 2014, saat Raja Yordania melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Momen itu menegaskan bahwa relasi Prabowo dan Abdullah II bukan hanya soal pertemanan lama, tetapi juga punya nilai strategis dalam hubungan kedua negara. Kini, keduanya sama-sama berada di puncak kepemimpinan: Abdullah II naik takhta sebagai Raja Yordania pada 1999, sementara Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
Prabowo sendiri telah lebih dulu mengunjungi Yordania pada 14 April 2025 dan bertemu Abdullah II di Istana Al Husseiniya, Amman. Pertemuan tersebut menjadi penanda bahwa hubungan personal yang telah terbangun selama puluhan tahun kini ikut memberi warna pada hubungan bilateral Indonesia dan Yordania, terutama di tengah agenda kerja sama yang semakin konkret.
Kunjungan Abdullah II ke Indonesia kali ini pun dipandang sebagai kelanjutan dari relasi panjang yang dibangun di atas kepercayaan, pengalaman bersama, dan kepentingan strategis dua negara.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
