Jejak Epstein di Silicon Valley: Dokumen DOJ Terungkap

Jeffrey Epstein, seorang terpidana kejahatan seksual, dilaporkan memiliki jaringan luas di Silicon Valley dan melakukan investasi pada beberapa perusahaan rintisan teknologi terkemuka, menurut laporan dari The New York Times (NYT) yang mengutip dokumen Departemen Kehakiman (DOJ) AS. Pada Desember 2014, pendiri bursa kripto Coinbase, Fred Ehrsam, menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Epstein dan akhirnya Epstein berinvestasi sebesar 3 juta dolar AS di Coinbase sebagai perusahaan rintisan saat itu.

Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa miliarder teknologi Peter Thiel memberikan saran investasi kepada Epstein, termasuk kemungkinan pendanaan bagi layanan musik Spotify dan perusahaan perangkat lunak milik Thiel, Palantir. Meskipun belum diketahui apakah Epstein akhirnya berinvestasi di Palantir, ia diketahui telah menanamkan 40 juta dolar AS di perusahaan lain milik Thiel yaitu Valar Ventures.

Epstein juga terlibat dalam mendanai proyek teknologi dan kripto lainnya, seperti di perusahaan teknologi Jawbone dengan nilai investasi hampir 12 juta dolar AS. Dokumen kasus Epstein yang telah diterbitkan oleh Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, mencapai lebih dari 3,5 juta dokumen, mengungkap keterlibatan sejumlah tokoh berpengaruh termasuk Presiden AS Donald Trump dan mantan Presiden AS Bill Clinton.

Informasi ini disusun berdasarkan laporan dari Sputnik/RIA Novosti, namun perlu diperhatikan bahwa pengambilan konten dari sumber ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA tidak diperkenankan.

Source link