Trump Klaim Operasi Militer AS di Iran Mendekati Selesai

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa Amerika Serikat hampir menyelesaikan tujuan militernya di Iran. Dalam pidato mengenai Operasi Epic Fury, Trump menyatakan bahwa dalam empat pekan terakhir, militer AS telah mencapai kemenangan yang cepat dan luar biasa. Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat sejak serangan pada 28 Februari yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Trump menegaskan bahwa AS akan terus menyerang Iran dan membawa negara tersebut ke belakang Zaman Batu. Meskipun pembicaraan masih berlangsung, Trump memperingatkan bahwa tanpa kesepakatan, AS akan menyerang infrastruktur listrik Iran. Dia juga menekankan bahwa AS hampir tidak lagi mengimpor minyak melalui Selat Hormuz.

Selain itu, Trump merayakan keberhasilan militer AS meskipun mengakui pengorbanan 13 personel AS yang tewas dalam konflik tersebut. Dia menyarankan negara-negara lain untuk mempertimbangkan untuk membeli minyak dari AS atau “merebut” Selat Hormuz. Trump yakin bahwa konflik akan segera berakhir dan Selat Hormuz akan kembali terbuka.

Meskipun demikian, Iran menyebut klaim gencatan senjata Trump palsu dan tidak berdasar. Militer AS juga telah mengajukan rencana untuk mengambil uranium yang diperkaya oleh Iran. Situasi ini semakin memperkeruh ketegangan antara kedua negara. Sumber: Anadolu.

Source link