Operasional penerbangan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali normal setelah pengalihan akibat cuaca buruk. Gangguan terhadap penerbangan bukan disebabkan oleh plafon bocor, tetapi oleh kondisi cuaca buruk yang mencapai kategori ekstrem. Cuaca buruk mengakibatkan penundaan, holding, go-around, dan pengalihan penerbangan. Setelah kondisi cuaca membaik, operasional kembali normal meskipun terdapat keterlambatan karena penyesuaian jadwal. Keputusan penundaan atau pengalihan penerbangan merupakan kewenangan pilot dan otoritas navigasi penerbangan seperti AirNav Indonesia. Insiden plafon bocor hanya terjadi di satu titik, tidak langsung mengganggu operasional penerbangan. Area terdampak langsung dilokalisasi, dibersihkan, dan diperbaiki untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. InJourney Airports akan melakukan evaluasi atap Terminal 3 untuk mencegah kejadian serupa dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
