Pada Senin (6/4), sejumlah peristiwa kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta, mulai dari tiga oknum prajurit TNI yang didakwa pembunuhan berencana dalam kasus kacab bank hingga sopir taksi daring yang melecehkan penumpang di Jakpus diduga menggunakan narkoba jenis sabu. Tiga prajurit TNI Angkatan Darat (AD) didakwa dengan pasal pembunuhan berencana dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank di Jakarta. Oditur Militer Kolonel Chk Andri Wijaya menyatakan bahwa tiga terdakwa tidak akan lepas dari dakwaan yang digunakan dalam kasus tersebut. Selain itu, Oditur Militer II-07 Jakarta menyiapkan total 17 saksi untuk kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kacab bank yang melibatkan tiga oknum prajurit TNI. Di sisi lain, tersangka berinisial MH yang melakukan pencabulan terhadap keponakannya di Kebayoran Baru sudah ditahan di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Metro Jaya juga menyebutkan pengemudi taksi daring berinisial WAH terindikasi menggunakan narkoba (sabu) saat melecehkan penumpangnya di Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat. Terakhir, dua pencuri motor berinisial AS dan RV diamuk massa usai kedapatan akan mencuri motor milik wanita di Jakarta Utara. Keduanya berhasil diamankan setelah kabur dari lokasi kejadian.
