Gubernur Sulbar Dukung Festival Bulan Mamase Masuk KEN

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mendorong Festival Bulan Mamase atau Bulan Kasih Sayang untuk didaftarkan ke Kharisma Event Nusantara (KEN), program strategis Kementerian Pariwisata. Ia juga menjanjikan dukungan anggaran dari Pemprov Sulbar untuk festival tersebut. Gubernur terkesan dengan parade budaya dari 17 kecamatan di Mamasa yang menunjukkan kekayaan tradisi daerah. Menurutnya, budaya bukan hanya warisan tetapi juga cerminan jati diri. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas budaya dan mengaitkannya dengan sektor ekonomi, terutama UMKM dan produk lokal. Selain itu, Gubernur juga berharap agar tenun Sambu dapat dikembangkan agar diminati lebih luas, mirip dengan keberhasilan batik sebagai identitas nasional dengan nilai ekonomi tinggi.

Selanjutnya, Gubernur menyoroti potensi produk lokal Mamasa seperti kopi, markisa, dan nenas. Ia menekankan hilirisasi produk lokal untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing di pasar. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan bahwa festival Bulan Mamase diadakan setiap tahun untuk melestarikan dan menjaga kearifan lokal di Kabupaten Mamasa. Festival tersebut melibatkan 48 UMKM lokal dalam rangka mendorong perekonomian rakyat dan memperkuat nilai kegotong-royongan di masyarakat Mamasa. Bupati berharap dukungan dari Gubernur akan membuat festival Bulan Mamase bukan hanya milik orang Mamasa, tetapi juga menjadi bagian dari Indonesia bahkan dunia.

Source link