Pemkot Jayapura Siapkan Penataan Ulang Pasar Entrop, Kios Tak Terpakai akan Ditertibkan
Pemerintah Kota Jayapura mulai mengarahkan perhatian serius ke Pasar Tradisional Entrop di Distrik Jayapura Selatan. Langkah ini bukan sekadar membenahi tampilan pasar, tetapi juga memastikan seluruh kios dan los benar-benar dipakai sebagaimana mestinya. Penataan ulang dinilai penting agar pasar kembali menjadi ruang niaga yang tertib, nyaman, dan lebih hidup bagi pedagang maupun pembeli.
Fasilitas Pasar Harus Kembali ke Fungsi Awal
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa penataan dilakukan karena masih ada ketidaksesuaian dalam pemanfaatan kios dan los di Pasar Entrop. Menurut dia, fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah semestinya dipakai untuk aktivitas perdagangan, bukan dibiarkan tidak produktif. Karena itu, Pemkot ingin memastikan setiap sudut pasar berfungsi sesuai peruntukannya.
Rollo juga mengajak semua pihak ikut mendukung proses penataan ini. Ia menilai pembenahan pasar tidak bisa berjalan sendiri tanpa kerja sama pedagang, pengelola, dan instansi teknis. Di saat yang sama, pemerintah daerah membuka ruang bagi pedagang baru untuk mengisi kios dan los yang masih tersedia melalui mekanisme pendaftaran yang sudah ditetapkan.
Aktivitas Pasar Ditekankan Hanya untuk Jual Beli
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Jayapura, Alberto Itaar, menegaskan bahwa pasar harus kembali pada fungsi utamanya sebagai tempat jual beli. Ia menolak penggunaan kios atau los untuk kepentingan lain, termasuk dijadikan tempat tinggal maupun gudang. Menurutnya, penyimpangan fungsi seperti itu ikut membuat aktivitas pasar tidak berjalan optimal.
Pemkot Jayapura juga menyiapkan langkah penertiban terhadap kios atau los yang tidak digunakan untuk kegiatan perdagangan. Penataan ini diharapkan bisa menciptakan suasana pasar yang lebih tertib sekaligus memberi kepastian bagi pedagang yang memang aktif berjualan.
Dari 368 Kios dan 72 Los, Hanya Sekitar Lima Los yang Aktif
Pasar Entrop tercatat memiliki 368 kios dan 72 los. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar lima los yang saat ini benar-benar aktif digunakan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pasar masih jauh dari optimal, padahal fasilitas yang tersedia cukup besar untuk menopang aktivitas ekonomi warga.
Melalui penataan ulang yang dilakukan bersama dinas terkait, Pemkot Jayapura berharap Pasar Entrop dapat kembali ramai dan lebih memberi manfaat bagi masyarakat. Selain mendorong kesejahteraan pedagang, langkah ini juga diarahkan untuk memperbaiki pengelolaan serta infrastruktur pasar agar lebih tertata dalam jangka panjang.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
