Pers Memegang Peran Penting dalam Era Disrupsi Informasi Digital
Jakarta – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa pers memiliki peran vital sebagai pengawal kualitas informasi di tengah era disrupsi informasi digital. Komarudin mengibaratkan situasi saat ini seperti bermain arung jeram, di mana pers harus menghadapi gelombang baru yang menghadirkan tantangan yang harus diatasi.
Dalam pandangan Komarudin, disrupsi informasi seharusnya menjadi pemicu bagi insan pers untuk tetap konsisten dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik. Meskipun media baru seringkali membuat gaduh, hal ini seharusnya dilihat sebagai tantangan yang menarik dan memacu adrenalin.
Peran Pers dalam Memastikan Informasi Berkualitas
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, juga menekankan pentingnya peringatan World Press Freedom Day sebagai pengingat bagi media untuk tetap menjaga profesionalisme dan tanggung jawab sosial di tengah arus informasi digital yang terus berkembang.
Benny menilai bahwa kebebasan pers adalah hak asasi yang harus dijunjung tinggi. Di era informasi yang begitu terdisrupsi seperti sekarang, pers perlu terus mengembangkan dirinya menjadi lebih profesional dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya.
Media dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Saat ini, tantangan bagi media bukan hanya sebatas kecepatan dalam menyajikan informasi, tetapi juga menitikberatkan pada tanggung jawab sosial untuk turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Baik media mainstream, online, maupun media baru, memiliki kesamaan dalam upaya memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, peran media seperti ANTARA menjadi sangat penting dalam menyajikan informasi yang dapat membantu masyarakat dalam pengambilan keputusan yang tepat, baik untuk diri sendiri maupun untuk komunitasnya.
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Fransiska Ninditya
