Dokter Spesialis Kandungan Ungkap Kriteria Penting Bayi Tabung
Minggu lalu, dalam seminar ilmiah reproduksi di dalam grand opening Klinik Nusraya Fertility Center di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sulawesi Selatan, dokter spesialis kandungan Prof Dr dr Nusratuddin Abdullah berbagi pandangannya tentang persyaratan penting untuk program bayi tabung. Menurutnya, usia pasangan suami istri, terutama usia ibu, menjadi faktor kunci yang harus diperhatikan.
Usia Pasangan Suami Istri
Prof Nusratuddin menjelaskan bahwa usia di atas 35 tahun harus menjadi perhatian khusus terhadap kesuburan. Lebih lanjut, usia di atas 38 tahun memerlukan pertimbangan matang dalam memilih program reproduksi yang tepat. Semakin bertambah usia, cadangan sel telur akan semakin berkurang, sehingga program bayi tabung mungkin menjadi pilihan terbaik.
Faktor Kesehatan Reproduksi
Selain usia, faktor kesehatan reproduksi juga sangat penting. Penderita endometriosis, misalnya, memiliki risiko kerusakan sel telur yang dapat memengaruhi kesuburan. Jika tes medis menunjukkan kondisi yang memerlukan perawatan lebih lanjut, seperti adanya kista besar, maka operasi mungkin menjadi opsi sebelum memulai program bayi tabung. Keputusan ini harus didasarkan pada cadangan sel telur yang masih ada.
Fungsi Sperma pada Laki-laki
Prof Nusratuddin juga menyoroti pentingnya kualitas sperma pada laki-laki sebagai faktor penentu keberhasilan kehamilan. Jumlah dan kesehatan sperma menjadi parameter utama dalam menilai kemungkinan kehamilan. Jika sperma yang bergerak dengan baik kurang dari 1 juta, program bayi tabung bisa menjadi solusi yang tepat.
Para ahli lainnya, seperti Prof Dr dr Tono Djuwantono, Dr Amang Surya Priyanto, dan Dr Binarwan Halim, juga memberikan wawasan terkait perawatan reproduksi dan pentingnya pemahaman siklus haid serta kesehatan reproduksi secara menyeluruh. Semua ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dalam merencanakan kehamilan.
