Serangan Jantung dan Risiko Penurunan Daya Ingat: Apa Hubungannya?

Penelitian Baru: Penyintas Serangan Jantung Berisiko Kehilangan Ingatan Lebih Cepat

Jakarta – Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa penyintas serangan jantung memiliki risiko kehilangan ingatan 5% lebih cepat dan mengalami penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengalami serangan jantung.

Studi Terhadap 20.000 Orang di Amerika Serikat

Penelitian yang dilakukan terhadap 20.000 orang dewasa kulit hitam dan kulit putih di Amerika Serikat selama satu dekade menemukan bahwa orang yang pernah mengalami serangan jantung, bahkan yang tidak terdiagnosis dengan gejala yang ringan, tidak lazim, atau tidak disadari, memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak memiliki riwayat serangan jantung sebelumnya.

Direktur neurologi vaskular dan profesor di departemen neurologi dan rehabilitasi di University of Illinois, Fernando Testai, MD, PhD, mengatakan bahwa kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung dapat berkontribusi pada gangguan kognitif melalui berbagai jalur, termasuk berkurangnya aliran darah ke otak, peradangan, kerusakan pembuluh darah, stroke “diam” kecil atau cedera otak, dan perubahan pada sawar darah-otak.

Risiko Kesehatan Jantung dan Alzheimer

Profesor neurologi dan bedah saraf di Loyola University, Michael J. Schneck, MD, mengatakan bahwa pasien dengan faktor risiko kardiovaskular memiliki risiko lebih besar terkena penyakit Alzheimer. Meskipun begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme spesifik bagaimana serangan jantung dapat berkontribusi pada penurunan kognitif dan apakah intervensi setelah serangan jantung dapat membantu menurunkan risiko demensia.

Para ahli merekomendasikan pentingnya konseling dari dokter untuk menghindari penurunan kognitif dan demensia. Fokus diberikan pada kebiasaan gaya hidup sehat seperti tetap aktif secara fisik, pola makan sehat, mengelola tekanan darah, kolesterol, dan gula darah, menghindari merokok, tidur cukup, dan menjaga berat badan yang sehat.

Source link