DLHK: Produksi Sampah Kota Jayapura Capai 240 Ton/Hari

DLHK Sebut Produksi Sampah Kota Jayapura Capai 240 Ton Per Hari

Pemerintah Kota Jayapura, Papua, diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengungkapkan bahwa produksi sampah di kota tersebut mencapai angka 240 ton per hari. Informasi ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa.

Sampah Menjadi Tantangan Utama Kota Jayapura

Menurut Simon, volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kota Jayapura cenderung tinggi, bahkan dapat mencapai 300 ton per hari saat hari raya keagamaan. Ini menjadi tantangan serius bagi DLHK dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Ia juga menjelaskan pentingnya peran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Dengan demikian, diharapkan TPA di Koya Koso, Distrik Muara Tami, tidak akan cepat meluap karena sampah terlalu banyak.

Potensi Investasi dalam Pengelolaan Sampah

Selain itu, Simon juga mengajak pihak ketiga untuk berinvestasi dalam bidang pengelolaan sampah di Kota Jayapura. Menurutnya, ada potensi ekonomi yang bisa dimanfaatkan dari sampah yang dihasilkan. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah kurangnya armada dan tenaga kesehatan untuk mengangkut sampah dengan efisien.

DLHK hanya memiliki sejumlah kendaraan seperti roda empat, mobil ambrol, dan dump truck untuk mengangkut sampah. Namun, kendaraan-kendaraan tersebut masih belum cukup untuk mencakup seluruh wilayah Kota Jayapura. Beberapa daerah seperti Koya Barat, Koya Timur, Distrik Muara Tami, dan sebagian kampung di sekitar wilayah perkotaan masih belum mendapatkan pelayanan secara optimal.

Dengan kondisi ini, DLHK berharap adanya peningkatan investasi dan dukungan lebih lanjut untuk mengatasi masalah sampah di Kota Jayapura.

Source link