Wali Kota Jayapura Soroti Masa Depan Masyarakat Adat Papua dalam Konferensi APS III
Abisai Rollo, Wali Kota Jayapura, menyoroti pentingnya Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III sebagai wadah untuk membahas masa depan masyarakat adat Papua dan perlindungan lingkungan di daerah tersebut. Menurutnya, konferensi tersebut merupakan momentum vital untuk memberikan perhatian serius terhadap kehidupan masyarakat Papua, terutama masyarakat adat, perempuan, dan generasi muda.
Perhatian terhadap Papua saat ini sangat diperlukan, terutama terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan dan eksploitasi alam. Hutan Papua dianggap sebagai aset penting yang harus dijaga demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
Pentingnya Perspektif Adat dan Budaya dalam Pembangunan Papua
Wali Kota Jayapura juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan APS III yang membawa berbagai gagasan dan materi strategis yang berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua, khususnya di Kota Jayapura. Menurutnya, penting untuk melihat pembangunan dari sudut pandang adat dan budaya lokal, serta memasukkan keberadaan 10 kampung adat di Kota Jayapura sebagai bagian integral dalam setiap kebijakan dan kegiatan strategis di Papua.
Papua memerlukan pembangunan yang tidak hanya cepat dan modern, tetapi juga harus tetap mengakar pada identitas budaya dan menghormati nilai-nilai manusia Papua. Masyarakat adat diharapkan menjadi subjek utama pembangunan, sementara generasi muda Papua diharapkan mampu menjadi generasi unggul, kreatif, dan inovatif.
Dengan demikian, Konferensi APS III diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memandu langkah-langkah strategis untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua, dengan tetap menjaga kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan.
