Keerom Berpotensi Menjadi Pemasok Bahan Baku Pabrik Pakan Garuda Papua
Pemerintah Kabupaten Keerom, Papua, siap menjadi pemasok bahan baku Pabrik Pakan Garuda Papua dengan tingkat produktivitas jagung yang tinggi. Dengan rata-rata 7-12 ton per hektare, Keerom memiliki potensi besar untuk mensuplai kebutuhan pabrik tersebut.
Keberhasilan Kolaborasi Antara Pemerintah, Petani, dan Industri
Wakil Bupati Keerom, Daud, menyatakan bahwa kehadiran Pabrik Pakan Garuda Papua di wilayahnya memberikan peluang bagi petani lokal untuk memperluas pasar hasil pertanian mereka. Keerom terkenal sebagai salah satu sentra produksi jagung di Papua.
Dengan adanya pabrik pengolahan pakan di Papua, bahan baku dapat dipenuhi dari daerah setempat secara berkelanjutan. Hal ini menjadikan Kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan pihak industri menjadi faktor penting dalam menciptakan rantai pasok yang kuat.
Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pendampingan kepada petani, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian. Hal ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan operasional pabrik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pabrik Pakan Garuda Papua Sebagai Penopang Pengembangan Sektor Peternakan dan Pertanian
Komisaris Utama PT Irian Bhakti Mandiri, Abdul Kadir, menargetkan pabrik dapat menjadi penopang pengembangan sektor peternakan dan pertanian di Papua melalui penyediaan pakan ternak berkualitas. Pabrik ini direncanakan akan beroperasi hingga 20 jam per hari sehingga kebutuhan jagung sebanyak 1.400 hingga 1.500 ton per bulan dapat terpenuhi.
Dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi jagung petani sangat diperlukan untuk kesuksesan operasional pabrik. PT Irian Bhakti Mandiri siap menjadi penampung hasil panen petani guna memastikan ketersediaan bahan baku sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani lokal.
Pelembagaan batu pertama pembangunan Pabrik Pakan Garuda Bumi Papua di Kabupaten Keerom oleh Wakil Bupati Keerom Daud bersama Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan sektor pertanian dan peternakan di Papua.
