Kisah Sukses 113 Mahasiswa Unhas dalam KKN Internasional di Enam Negara Asia

113 Mahasiswa Unhas Berpartisipasi dalam Program KKN Internasional di Enam Negara Asia

Pada Jumat, 12 Juni 2026, sebanyak 113 mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Mereka akan menjalankan program pengabdian dan pembelajaran di enam negara Asia, yaitu Jepang, China, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Timor-Leste.

Menguatkan Karakter Mahasiswa di Era Globalisasi

Program KKN Internasional ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa Unhas sebagai lulusan yang adaptif, berdaya saing, serta memiliki perspektif global dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan masyarakat. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof drg Muhammad Ruslin, menekankan pentingnya pengalaman belajar di tingkat internasional dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa di era globalisasi yang dinamis.

Menurut Prof Ruslin, mahasiswa Unhas harus menjadi pembelajar yang adaptif dan agen perubahan. Program KKN Internasional memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, memahami keberagaman, serta menerapkan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Kepala Subdirektorat KKN pada Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas, Dr Syarifuddin Mabe Parenreng, menjelaskan bahwa KKN Internasional merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang memungkinkan mahasiswa mengimplementasikan ilmu langsung di masyarakat. Dari 113 mahasiswa yang terlibat, 60 di antaranya akan mengikuti program KKN Internasional–Enrichment Program Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di beberapa negara Asia, sedangkan 53 mahasiswa lainnya akan berpartisipasi di Malaysia dan Timor-Leste.

Tujuan dari program ini bukan hanya memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat, tetapi juga memperkuat jejaring dan kerjasama internasional yang telah dibangun oleh Unhas dengan berbagai mitra di seluruh dunia.

Source link