Petugas Gagalkan Aksi Tawuran di Jakarta Utara
Jakarta (ANTARA) – Tim Patra Ki 4 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara berhasil menggagalkan aksi tawuran di Jalan Beting Remaja, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (13/6) dini hari.
Dalam operasi cipta kondisi tersebut, petugas mengamankan tiga orang pemuda yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran antarkelompok.
“Saat melaksanakan patroli kewilayahan, petugas mendapati sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga hendak melakukan tawuran. Tim segera melakukan pembubaran dan pengamanan,” kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto.
Pemuda Diamankan dengan Barang Bukti Berupa Senjata Tajam
Henik menjelaskan, ketiga orang yang diamankan terdiri atas dua anak berhadapan dengan hukum (ABH) dan satu orang pemuda dewasa berinisial MY (20).
Selain menangkap para pelaku, petugas di lapangan juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk tawuran, di antaranya satu bilah senjata tajam jenis celurit dan satu stik golf.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kelompok pemuda tersebut sengaja berkumpul di kawasan Beting Remaja untuk bersiap melakukan aksi tawuran dengan kelompok pemuda lain dari wilayah Malaka. Namun, rencana tersebut berhasil diendus dan digagalkan petugas sebelum bentrokan pecah.
Tindakan Polisi untuk Menjaga Kamtibmas di Jakarta Utara
Henik menegaskan bahwa patroli intensif pada malam hingga dini hari terus ditingkatkan oleh jajaran Polda Metro Jaya demi mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat agar tidak berkembang menjadi aksi yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua ABH dan satu tersangka dewasa beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Koja, Polres Metro Jakarta Utara, untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Menyikapi kenakalan remaja ini, Henik juga mengimbau para orang tua agar lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Copyright © ANTARA 2026
