Peninjauan Dapur MBG saat Libur Sekolah: Evaluasi SPPG yang Tidak Layak ditutup

BGN Audit Total Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Satuan Tak Layak Ditutup

Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan audit menyeluruh terhadap dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah. Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dianggap tidak layak dan tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) akan ditutup. Langkah ini diambil untuk meningkatkan standar keamanan pangan, kualitas layanan, dan tata kelola program prioritas peningkatan gizi nasional.

Menjaga Kualitas Layanan dan Peningkatan Gizi Nasional

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyampaikan bahwa audit ini juga dimanfaatkan selama libur sekolah untuk memastikan kondisi yang lebih baik ketika anak-anak kembali ke sekolah. Dengan data penerima manfaat yang akurat, BGN akan menata ulang insentif untuk SPPG berdasarkan jumlah penerima manfaat dan kualitas makanan yang disajikan.

Agustina menekankan pentingnya penataan ulang insentif agar tidak bersifat tetap dan harus disesuaikan dengan kondisi riil dari penerima manfaat di setiap SPPG. Kemungkinan penggabungan SPPG dalam proses penyesuaian atau refocusing juga akan dipertimbangkan, serta menetapkan insentif dari masing-masing dapur MBG.

Proses evaluasi tidak hanya akan menghasilkan output berapa yang diberikan, tetapi juga bagaimana dapur dapat menghasilkan makanan berkualitas dan memenuhi standar keamanan pangan. Beberapa komposisi penilaian akan dibuat untuk memastikan hal ini terpenuhi.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan layanan kesehatan gizi nasional dapat ditingkatkan dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat lebih tepat sasaran.

Source link