Mendikdasmen: Manfaatkan MPLS untuk Meningkatkan Hubungan dan Kebiasaan Baik

Menteri Pendidikan Ajak Murid Baru Manfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengajak para murid baru untuk memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai momen penting untuk mengenal lingkungan belajar, guru, dan teman sekaligus membangun kebiasaan baik. MPLS Ramah 2026 menjadi ajang untuk memperkenalkan perubahan dalam menyambut murid baru dengan lebih positif.

MPLS Ramah telah mengalami transformasi dari kegiatan yang sebelumnya terkait dengan kekerasan dan aktivitas tidak edukatif menjadi lingkungan yang aman dan nyaman untuk memperoleh pengalaman belajar baru.

Peran MPLS Ramah dalam Membangun Budaya Belajar Positif

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa MPLS Ramah bukan sekadar perubahan istilah, tetapi juga perubahan dalam cara pandang terhadap proses penyambutan murid baru. Hal ini bertujuan untuk menciptakan budaya saling menghormati, kerjasama, hidup bersih dan sehat, serta lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan.

Melalui kebijakan ini, secara tegas dipastikan bahwa MPLS Ramah harus terbebas dari praktik peloncoan, kekerasan, pungutan, serta kegiatan yang tidak memiliki nilai edukatif. Dengan demikian, para murid dapat belajar dengan lebih nyaman, aman, dan bermakna.

Panduan Pelaksanaan MPLS Ramah 2026

Untuk menjamin pelaksanaan MPLS Ramah yang efektif, Mendikdasmen telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang memuat panduan pelaksanaan rangkaian kegiatan ini. Keputusan tersebut diatur dalam Kepmendikdasmen Nomor 198 Tahun 2026 yang menjelaskan materi dan pedoman pelaksanaan MPLS di setiap jenjang pendidikan.

Dengan adanya MPLS Ramah, diharapkan para murid dapat memulai perjalanan pendidikan mereka dengan semangat baru, persahabatan yang membuka peluang baru, dan kesiapan untuk mengembangkan bakat serta potensi terbaik di lingkungan belajar yang kondusif.

Source link