BKKBN Papua Tingkatkan Perencanaan Pembangunan Keluarga Harapan
Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Papua terus memperkuat perencanaan dalam membangun keluarga harapan di wilayah tersebut. Melalui program 1.000 hari pertama kehidupan, langkah ini diambil untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara holistik.
Perencanaan Sejak Dini
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Papua, Charles Brabar, mengungkapkan pentingnya perencanaan yang baik oleh orang tua sejak bayi masih dalam kandungan. Menurutnya, kesejahteraan keluarga membutuhkan perencanaan yang matang, terutama dari ibu dan ayah sejak awal kehidupan sang bayi.
Program 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fokus utama dalam menjaga dan mengoptimalkan pertumbuhan anak. Dimulai sejak janin masih dalam kandungan hingga usia dua tahun, program ini menjadi langkah serius dalam menangani masalah stunting atau gangguan pertumbuhan.
Program Unggulan
Selain program 1.000 hari pertama kehidupan, Kemendukbangga/BKKBN Papua juga memiliki program-program lain yang turut berperan dalam memajukan kualitas keluarga. Program seperti taman asuh sayang anak (Tamasya), gerakan orang tua asuh cegah stunting (Genting), Gerakan ayah teladan Indonesia (Gati), Lansia berdaya (Sidaya), dan Super Apps Keluarga Indonesia merupakan bagian dari upaya besar tersebut.
Program-program tersebut dirancang untuk mengatasi tantangan kependudukan dari berbagai aspek kehidupan keluarga. Dengan fokus pada pengasuhan, pemberdayaan lansia, dan kolaborasi ayah, BKKBN Papua bertekad untuk mempercepat pembangunan keluarga yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.
Sumber: ANTARA News
