WNA Uzbekistan Terjebak Dalam Sindikat Taksi Gelap Bandara Soetta






WNA Uzbekistan Alami <a href="https://indoberita.net/2026/07/15/kriminal-terkini-teror-bom-dan-pencurian-uang-rp450-juta/">Pencurian</a> di Bandara Soekarno-Hatta

WNA Uzbekistan Alami Pencurian di Bandara Soekarno-Hatta

Jajaran Polsek Kalideres hadir untuk membantu seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan berinisial S (39) yang menjadi korban penipuan oleh “taksi gelap” setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Berkat bantuan polisi, uang sebesar Rp1,4 juta yang sebelumnya dibayarkan oleh korban untuk tiket dan biaya transportasi berhasil dikembalikan sepenuhnya, memastikan kelanjutan perjalanan menuju Lombok berjalan lancar.

Penipuan “Taksi Gelap” di Bandara

Korban, Sirqjiddin, diarahkan oleh seorang pengemudi taksi gelap ke terminal bayangan di Jalan Kayu Besar, Kalideres, setelah mengunggah kemajuannya menuju Lombok. Di sana, ia membeli tiket bus seharga Rp1,2 juta dan membayar tambahan biaya transportasi Rp200 ribu dengan janji akan dijemput dari hotel. Namun, pengemudi taksi gelap tidak pernah muncul untuk menjemputnya, meninggalkan Sirqjiddin dalam kebingungan dan khawatir.

Bantuan dari Polsek Kalideres

Dalam keadaan asing dan tak mengerti situasi, Sirqjiddin memutuskan mengunjungi Polsek Kalideres untuk meminta pertolongan. Unit Buser Reskrim Polsek segera merespons dan berhasil mengembalikan uang yang telah dikeluarkan korban dengan membantu Sirqjiddin mendapatkan tiket resmi menuju Lombok.

Petugas polisi juga mengantarnya langsung ke Terminal Kalideres untuk dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. Sirqjiddin pun mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh jajaran Polsek Kalideres dalam mengatasi insiden yang dialaminya.

“Sebagai warga negara asing yang berkunjung ke Indonesia, saya merasa sangat terbantu dan aman. Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ungkap Sirqjiddin sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok.

Source link