Dinkes Merauke Gencar Lakukan Imunisasi Setelah 12 Anak Positif Campak
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tengah melakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan program imunisasi campak setelah 12 anak dinyatakan positif terinfeksi. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar di Merauke.
Gencar Melaksanakan Imunisasi Campak
Menurut dr. Benedicta, hasil pemeriksaan laboratorium di Surabaya menunjukkan bahwa 12 anak di Merauke telah terinfeksi campak. Untuk menekan penyebaran lebih lanjut, Dinas Kesehatan Merauke segera mengimplementasikan kegiatan Imunisasi Respons Luar Biasa (Outbreak Response Immunization/ORI) dengan target 3.109 anak.
Hingga saat ini, sebanyak 1.156 anak atau 42,4% dari total sasaran telah menerima vaksin campak. Vaksin tersebut didapatkan dari alokasi vaksin rutin dan kiriman vaksin pusat guna memenuhi kebutuhan dalam penanggulangan wabah.
Penyuluhan dan Pantauan Terus Dilakukan
dr. Benedicta juga menyampaikan bahwa anak-anak yang terinfeksi campak sebelumnya tidak mendapatkan imunisasi lengkap. Oleh sebab itu, Dinkes Merauke terus melakukan sosialisasi agar bayi di bawah lima tahun dapat menerima imunisasi lengkap guna melindungi mereka dari berbagai penyakit.
Selain itu, pihak Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan di tiga kabupaten lain di Provinsi Papua Selatan guna memastikan bahwa tidak ada anak lain yang terkena campak. Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
