Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Jumat, 11 September 2026
Berita

IHSG Menguat Meski Data Ekonomi Domestik dan Global ‘Wait and See’

1 September 2026k5jvo
Bagikan: WhatsApp Facebook X

IHSG Menguat di Tengah Tunggu dan Lihat Data Ekonomi Global dan Domestik

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak menguat di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap data perekonomian domestik dan global.

IHSG Mulai Hari dengan Kenaikan

Pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka menguat 12,64 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.538,12. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,92 poin atau 0,14 persen ke posisi 644,75.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim, diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6.450-6.570 pada perdagangan Selasa.

Pelaku Pasar Antisipasi Data Inflasi dan Neraca Perdagangan

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data inflasi Indonesia yang diperkirakan naik ke level 0,2 persen month to month (mtm) pada Agustus 2026. Secara tahunan, inflasi diperkirakan akan berada di level 3,13 persen year on year (yoy) pada Agustus 2026.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati pertemuan para menteri keuangan, gubernur bank sentral, serta pejabat lainnya dari negara-negara G20 di Asheville, Carolina Utara, AS. Investor juga akan memantau serangkaian rilis data ekonomi, termasuk data non-farm payrolls (NFP) AS yang akan diumumkan pada Jumat (4/9/2026).

Sentimen Geopolitik Pengaruhi Harga Minyak dan Kebijakan The Fed

Serangan AS terhadap Iran memicu kenaikan harga minyak. Bank sentral AS The Fed mengisyaratkan akan lebih memfokuskan diri menurunkan inflasi, yang berpotensi meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September 2026.

Harga minyak mentah ditutup menguat lebih dari 2 persen setelah pasukan AS menyerang Iran. Sementara itu, U.S. 10-year Bond Yield naik di tengah para investor memantau perkembangan di Timur Tengah serta pertemuan para pemimpin keuangan dari G20.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 0,33 persen, indeks Shanghai melemah 0,17 persen, indeks Kospi melemah 0,52 persen, indeks Hang Seng melemah 1,22 persen, dan indeks Straits Times melemah 0,48 persen.

Source link

k5jvo

Redaksi Indoberita.net