Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Selasa, 6 Oktober 2026
Gaya Hidup

Pelindo Regional 4 Tingkatkan Keamanan di Pelabuhan Secara Signifikan

15 September 2026•Redaksi Lifestyle
Bagikan: WhatsApp Facebook X
Pelindo Regional 4 Tingkatkan Keamanan di Pelabuhan Secara Signifikan

Pelindo Regional 4 Memperkuat Keamanan Pelabuhan

Makassar (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus meningkatkan standar keamanan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Regional 4 melalui pelatihan kompetensi dan sertifikasi Port Facility Security Officer (PFSO).

Kepala Subdirektorat Pengamanan Kementerian Perhubungan Yuserizal menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan Recognized Security Organization (RSO) PT Jape Kape Indonesia, dilaksanakan selama tiga hari di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar. Pelatihan tersebut diikuti oleh 16 peserta dari berbagai cabang Pelindo Regional 4 dan dua staf operasional anak perusahaan Pelindo di wilayah kerja Regional 4.

Yuserizal menekankan pentingnya keberadaan personel PFSO yang kompeten dan tersertifikasi untuk menjamin penerapan International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) di setiap fasilitas pelabuhan. Menurutnya, PFSO memegang peran strategis dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan dengan konsistensi, disiplin, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peserta pelatihan diharapkan tidak hanya memahami regulasi dan administrasi keamanan, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi potensi ancaman, melakukan penilaian risiko, serta mengkoordinasikan penanganan gangguan keamanan. Pimpinan RSO PT Jape Kape Indonesia, Jhony Algamar, menjelaskan bahwa materi pelatihan disusun untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai tugas dan tanggung jawab PFSO, pengamanan fasilitas pelabuhan, serta penerapan rencana keamanan sesuai standar ISPS Code.

Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing serta membangun koordinasi efektif dengan pemangku kepentingan terkait. Jhony juga menambahkan bahwa pelatihan ini menggabungkan pemahaman regulasi dengan aspek teknis dan operasional di lapangan agar peserta dapat mengelola ancaman keamanan, menyusun langkah mitigasi, mengelola prosedur komunikasi, dan mengevaluasi sistem keamanan fasilitas pelabuhan dengan baik.

Sumber: Lihat sumber berita

Redaksi Lifestyle

Redaksi Lifestyle menyajikan dan menyunting konten sesuai kanal Gaya Hidup pada indoberita.net.