Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Rabu, 7 Oktober 2026
Politik

Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) dari Madiun 1948 hingga G30S 1965

20 September 2026•Redaksi Politik
Bagikan: WhatsApp Facebook X
Sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) dari Madiun 1948 hingga G30S 1965

Sejarah PKI di Indonesia, dari Madiun 1948 hingga G30S 1965

Partai Komunis Indonesia (PKI) pernah menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Indonesia sebelum akhirnya dibubarkan dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang pada 1966. Perjalanan tersebut melalui sejumlah fase, mulai dari pertumbuhan gerakan kiri, konflik politik pada masa revolusi, kebangkitan melalui jalur politik pada 1950-an, hingga keruntuhan setelah peristiwa 30 September 1965.

Akar gerakan komunis di Indonesia bermula dari pembentukan Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) pada 1914, yang kemudian berkembang menjadi Partai Komunis Indonesia. Pada 1926, PKI terlibat dalam pemberontakan terhadap pemerintahan kolonial Belanda, sehingga mengalami pembatasan dan tekanan selama pemerintahan kolonial.

Setelah Indonesia merdeka, PKI kembali muncul sebagai kekuatan politik. Namun, pada 1948, terjadi Peristiwa Madiun yang melibatkan PKI dan kelompok kiri dalam konflik bersenjata dengan pemerintah Republik Indonesia. Konflik tersebut berakhir setelah pemerintah berhasil mengakhiri konflik tersebut dalam beberapa bulan.

Pada dekade 1950-an, PKI membangun kembali kekuatan politiknya dan berhasil memperluas basis dukungan di kalangan buruh, petani, pemuda, dan masyarakat lainnya. Di Pemilu 1955, PKI memperoleh suara yang signifikan dan menduduki posisi keempat dalam sistem demokrasi parlementer Indonesia.

Masuk masa Demokrasi Terpimpin, PKI mendukung gagasan Nasakom dan semakin memiliki pengaruh dalam pemerintahan Soekarno. Namun, hubungan PKI dengan Angkatan Darat semakin tegang dan mencapai puncaknya pada peristiwa G30S pada 1965.

Pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965 terjadi peristiwa penculikan dan pembunuhan terhadap sejumlah perwira Angkatan Darat, dikenal sebagai Gerakan 30 September atau G30S. Setelah peristiwa itu, situasi politik berubah drastis, dan PKI akhirnya dibubarkan pada 1966.

Sejak itu, PKI tidak lagi diperbolehkan beraktivitas dan peristiwa 1965 menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia. Meski telah berpuluh tahun berlalu, peristiwa G30S dan kekerasan yang terjadi masih menjadi objek penelitian sejarah yang kontroversial hingga saat ini.

Sejarah PKI tidak hanya berkaitan dengan peristiwa G30S, tetapi merupakan rangkaian panjang perjalanan partai tersebut, dari pertumbuhan hingga kejatuhannya. Perbedaan penafsiran terus menjadi bahan kajian dalam sejarah Indonesia, dengan anjuran untuk melibatkan berbagai sumber arsip guna memperkaya penelitian sejarah.

Sumber: Lihat sumber berita

Redaksi Politik

Redaksi Politik menyajikan dan menyunting konten sesuai kanal Politik pada indoberita.net.