Prabowo Umumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres Koalisi Indonesia Maju
Koalisi Indonesia Maju akhirnya mengambil keputusan yang sejak beberapa hari terakhir menjadi sorotan politik nasional. Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal calon presiden, Prabowo Subianto, mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden untuk Pilpres 2024. Pengumuman itu disampaikan di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta, pada Minggu malam.
Keputusan disebut bulat dan aklamasi
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pilihan tersebut lahir dari pembahasan terakhir yang menghasilkan kesepakatan penuh di internal Koalisi Indonesia Maju. Ia menyebut seluruh partai anggota koalisi sepakat mengusung dirinya sebagai calon presiden dan Gibran sebagai calon wakil presiden.
“Baru saja Koalisi Indonesia Maju telah berembuk secara final dan secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju,” kata Prabowo.
Pada momen pengumuman itu, Prabowo didampingi para ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi, antara lain Airlangga Hartarto dari Partai Golkar, Zulkifli Hasan dari PAN, Yusril Ihza Mahendra dari Partai Bulan Bintang, Agus Harimurti Yudhoyono dari Partai Demokrat, Anis Matta dari Gelora Indonesia, dan Agus Jabo Priyono dari PRIMA.
Gibran diumumkan, tetapi tak hadir di Kertanegara
Meski namanya diumumkan langsung oleh Prabowo, Gibran Rakabuming Raka tidak terlihat hadir di kediaman tersebut saat deklarasi berlangsung. Putra sulung Presiden RI Joko Widodo itu selama ini dikenal sebagai Wali Kota Surakarta dan masih tercatat sebagai kader PDI Perjuangan.
Nama Gibran memang semakin kencang disebut dalam beberapa hari terakhir sebagai pasangan Prabowo. Sebelumnya, Partai Golkar juga telah secara resmi mengusulkan Gibran sebagai bakal cawapres yang mendampingi Prabowo pada Pilpres 2024.
Di luar nama Gibran, sejumlah figur lain sempat masuk dalam bursa bakal cawapres Prabowo, di antaranya Erick Thohir yang diusulkan PAN, Yusril Ihza Mahendra, serta Khofifah Indar Parawansa yang diusulkan Partai Demokrat.
Prabowo masih belum mendaftar ke KPU
Di tengah pengumuman pasangan calon itu, Prabowo menjadi satu-satunya bakal capres yang belum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Sementara itu, dua pasangan lain, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md., telah lebih dulu mendaftarkan diri pada hari pertama pembukaan pendaftaran.
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan bahwa Prabowo telah mengajukan dua surat izin untuk maju dalam Pilpres 2024 sekaligus cuti kepada Presiden RI. Presiden Joko Widodo disebut telah menyetujui kedua surat tersebut.
Pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan berlangsung pada 19—25 Oktober 2023. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasangan calon harus diusulkan partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu dengan dukungan minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Dengan total 575 kursi di DPR RI, syarat minimal dukungan untuk mengusung pasangan calon pada Pilpres 2024 adalah 115 kursi. Alternatif lainnya, pasangan calon dapat diajukan oleh partai atau gabungan partai peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2023
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
