Ten Hag Minta Manchester United Mencari Gelandang Belanda Lainnya dan Melupakan Frenkie De Jong

Manchester United kembali diarahkan ke pasar Belanda. Di tengah upaya membangun ulang skuad untuk musim panas 2024, Erik ten Hag disebut masih mendorong manajemen klub agar mendatangkan pemain yang ia kenal baik, terutama dari Belanda. Kali ini, fokusnya bergeser dari Frenkie de Jong ke nama lain yang dinilai lebih realistis dan lebih sesuai kebutuhan tim.

Ten Hag Tetap Mengandalkan Jejak Belanda di Old Trafford

Sejak tiba di Manchester United pada musim panas 2022, Ten Hag memang membawa pola rekrutmen yang cukup jelas. Ia cenderung memilih pemain yang pernah bekerja bersamanya di Ajax Amsterdam atau sosok yang berasal dari Belanda. Pendekatan itu sudah terlihat dari komposisi skuad MU saat ini, yang dihuni Andre Onana, Lisandro Martinez, Antony, serta Tyrell Malacia.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Ten Hag ingin membangun tim dengan pemain yang memahami sistem permainannya. Di saat yang sama, strategi ini juga membuat MU kerap dikaitkan dengan nama-nama lama dari Eredivisie maupun pemain Belanda yang sedang bersinar di Eropa.

De Jong Tak Lagi Jadi Fokus Utama

Salah satu target terbesar Ten Hag sebelumnya adalah Frenkie de Jong. Pada 2022, Manchester United bahkan sempat sangat dekat dengan kesepakatan setelah Barcelona dikabarkan sudah setuju melepas sang gelandang. Namun, transfer itu gagal karena De Jong menolak pindah ke Old Trafford, meski peluang reuni dengan Ten Hag terbuka lebar.

Setelah kegagalan tersebut, MU tampaknya tidak ingin mengulang cerita yang sama. Ten Hag dan klub kini mulai bergerak ke opsi lain untuk memperkuat lini tengah, dengan prioritas yang lebih masuk akal secara teknis maupun negosiasi.

Teun Koopmeiners Muncul sebagai Opsi Baru

Nama yang kini masuk radar adalah Teun Koopmeiners dari Atalanta. Gelandang berusia 25 tahun itu menarik perhatian Ten Hag berkat performanya yang stabil dan kemampuan bermain di beberapa peran di lini tengah. Koopmeiners bisa tampil sebagai gelandang bertahan, playmaker, hingga gelandang serang.

Fleksibilitas itulah yang membuatnya menonjol di mata MU. Dalam situasi tim yang masih mencari keseimbangan, pemain dengan kemampuan serba bisa seperti Koopmeiners dianggap lebih berguna ketimbang mengejar nama besar tanpa kepastian transfer. Dengan Juventus juga ikut mengawasi situasi, persaingan untuk mendapatkan tanda tangan sang gelandang diperkirakan tidak akan mudah.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.