Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Jumat, 9 Oktober 2026
Berita

Jerman dituduh di ICJ karena “memfasilitasi” genosida di Gaza

2 Maret 2024•k5jvo
Bagikan: WhatsApp Facebook X

Istanbul (ANTARA) – Nikaragua pada Jumat (1/3) mengadukan Jerman ke Mahkamah Internasional (ICJ/International Court of Justice) atas tuduhan “memudahkan” genosida di Gaza.

“Nikaragua berpendapat bahwa…. Jerman memudahkan genosida terjadi, tidak memenuhi kewajibannya untuk melakukan segala upaya guna mencegah genosida,” kata ICJ melalui pernyataan.

Menurut Nikaragua, kata ICJ, “fasilitasi” itu ditunjukkan Jerman dengan memberikan dukungan politik, keuangan, dan militer kepada Israel.

Fasilitasi Jerman itu, menurut Nikaragua, juga dilakukan dengan menghentikan pendanaan ke Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa urusan Pekerjaan dan Pemulihan bagi Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Nikaragua meminta ICJ untuk mengambil langkah-langkah sementara “sehubungan dengan ‘partisipasi Jerman dalam genosida'”.

Nikaragua menganggap Jerman melakukan ‘pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional dan norma-norma hukum internasional lainnyaseperti yang sedang berlangsung di Jalur Gaza’.

Israel telah menewaskan lebih dari 30.000 orang melalui serangan-serangan yang dilancarkannya ke Jalur Gaza sejak kelompok perlawanan Palestina, Hamas, melakukan penyerbuan ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Gempuran militer Israel itu menimbulkan pengungsian besar-besaran serta menyebabkan para warga terancam kelaparan.

Pada akhir 2023, Afrika Selatan juga mengajukan kasus ke ICJ dengan membawa tuduhan bahwa Israel tidak memenuhi mandat Konvensi Genosida 1948.

ICJ pada Januari mengeluarkan putusan sementara, yang menyatakan bahwa pendapat-pendapat yang diajukan Afrika Selatan masuk akal.

Badan kehakiman PBB itu kemudian mengeluarkan perintah sementara terhadap pemerintah Israel untuk berhenti melakukan genosida.

Israel juga diperintahkan mengambil langkah-langkah yang menjamin para warga sipil di Gaza dapat menerima bantuan kemanusiaan.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Tia Mutiasari

k5jvo

Redaksi Indoberita.net