6 Makanan & Minuman Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Durian Dengan Risiko Bahaya

6 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Durian

Durian memang punya tempat istimewa di meja makan banyak orang Indonesia. Aroma tajam, daging buah yang lembut, dan rasanya yang khas membuat buah berduri ini selalu punya penggemar setia. Namun, di balik popularitasnya, durian bukan buah yang aman dipadukan sembarangan. Ada beberapa makanan dan minuman yang justru disebut bisa menimbulkan gangguan pada tubuh bila dikonsumsi bersamaan.

Di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, durian sering disantap dalam banyak cara: dimakan langsung, dicampur nasi, atau ditemani minuman hangat seperti teh dan kopi. Meski terdengar biasa, kombinasi tertentu rupanya perlu diwaspadai. Berikut enam jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan durian.

Alkohol dan Kopi Jadi Kombinasi yang Paling Diwaspadai

Alkohol berada di urutan teratas dalam daftar pantangan. Durian mengandung senyawa sulfur yang tinggi, dan kandungan ini disebut dapat menghambat enzim yang membantu memecah alkohol di dalam tubuh. Akibatnya, efek mabuk bisa bertahan lebih lama. Kombinasi keduanya juga dikaitkan dengan rasa mulas, gangguan pencernaan, hingga risiko yang lebih berat bagi sistem kardiovaskular. Bagi penderita diabetes, campuran kalori, karbohidrat, dan serat dari keduanya juga dinilai bisa memperburuk kondisi tubuh.

Kopi pun masuk daftar yang perlu dijauhi saat makan durian. Kafein dalam kopi disebut dapat memicu masalah pada jantung dan pembuluh darah jika dikonsumsi bersamaan dengan durian. Karena itu, meski kebiasaan minum kopi setelah makan buah terasa umum, durian sebaiknya tidak dijadikan pasangan minuman berkafein.

Susu, Kepiting, dan Buah “Panas” Lainnya

Selain alkohol dan kopi, susu juga disebut tidak cocok dikonsumsi bersama durian. Kombinasi ini dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah yang bisa berbahaya. Dalam kasus yang lebih ringan, perpaduan susu dan durian dapat menimbulkan sakit kepala.

Kepiting pun masuk dalam daftar yang perlu dihindari. Dalam pandangan tertentu, kepiting tergolong makanan yang bersifat “mendinginkan”, sedangkan durian dianggap “memanaskan”. Saat keduanya dikonsumsi bersamaan, sistem pencernaan disebut bisa menjadi tidak nyaman dan memicu gangguan pada perut.

Leci, Manggis, dan Kelengkeng Juga Perlu Dibatasi

Buah leci, manggis, dan kelengkeng juga sebaiknya tidak dimakan berlebihan bersama durian. Ketiganya sama-sama dianggap memiliki sifat “panas”, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah banyak bersamaan dengan durian dapat menimbulkan demam, sembelit, atau sakit tenggorokan. Khusus manggis dan durian, kandungan selulosanya disebut bisa menyumbat usus bila dikonsumsi bersamaan secara berlebihan.

Daging Sapi dan Kambing Bisa Memperberat Efek “Panas”

Daftar terakhir adalah daging sapi dan daging kambing. Keduanya juga tergolong makanan “panas”, sehingga jika dipadukan dengan durian dapat meningkatkan sensasi panas di tubuh dan memicu peradangan. Karena itu, menikmati durian setelah santap besar berbasis daging berlemak bukan pilihan yang disarankan.

Durian tetap bisa dinikmati, tetapi ada baiknya memperhatikan apa yang dikonsumsi bersamaan dengannya. Menghindari kombinasi tertentu dapat membantu tubuh tetap nyaman setelah menyantap buah yang satu ini.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.