Biksu menjalani ritual Thudong dengan berjalan kaki menuju Candi Borobudur

Biksu Thudong Menapaki Jalan Panjang Menuju Borobudur Jelang Waisak

Menjelang perayaan Hari Waisak, puluhan bhikkhu kembali menjadi perhatian publik saat menjalani ritual Thudong dengan berjalan kaki menuju Candi Borobudur. Sebanyak 40 bhikkhu dari Thailand, Malaysia, Singapura, dan Thailand menempuh perjalanan spiritual ini sebagai bagian dari rangkaian ibadah yang sarat makna, sekaligus menarik sorotan masyarakat yang menyaksikan prosesi tersebut.

Perjalanan Ibadah yang Menuntut Keteguhan

Ritual Thudong dikenal sebagai praktik yang menguji kesabaran, ketahanan fisik, dan keteguhan batin. Dengan berjalan kaki, para bhikkhu menjalani perjalanan panjang sebagai bentuk laku spiritual menjelang Waisak. Prosesi ini bukan sekadar perpindahan menuju lokasi ibadah, melainkan juga simbol disiplin dan pengabdian dalam tradisi Buddhis.

Kehadiran para bhikkhu dari sejumlah negara Asia Tenggara itu menambah nilai kebersamaan dalam perayaan Waisak di Indonesia. Candi Borobudur pun kembali menjadi pusat perhatian, bukan hanya sebagai situs bersejarah, tetapi juga sebagai tempat berlangsungnya ritual keagamaan yang telah lama dikenal luas.

Borobudur Kembali Jadi Titik Pusat Perayaan

Pada 15 Mei 2024 pukul 11.45, momen keberangkatan dan perjalanan para bhikkhu tersebut terekam dalam dokumentasi yang menampilkan suasana khidmat di sekitar prosesi. Tradisi Thudong yang dilakukan menjelang Waisak ini memperlihatkan bagaimana jalur spiritual masih dijaga kuat oleh para pelakunya, meski harus ditempuh dengan cara yang berat dan memakan waktu.

Di tengah perhatian masyarakat, ritual ini juga menjadi pengingat bahwa Waisak tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momen perenungan dan penghayatan ajaran. Jalan kaki para bhikkhu menuju Borobudur menghadirkan pesan sederhana namun kuat: perjalanan ibadah kerap menuntut pengorbanan, ketekunan, dan keyakinan yang utuh.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.