Ning Cilik Surabaya 2024 Kembangkan Kiprah Musik di Jogja

Ning Cilik Surabaya 2024, Raisa Hanun Rahmani Kian Serius Menapaki Dunia Musik di Yogyakarta

Nama Raisa Hanun Rahmani mulai mencuri perhatian bukan hanya lewat dunia modeling, tetapi juga lewat langkah barunya di musik. Bocah yang akrab disapa Shanun itu kini mengembangkan kiprahnya di Yogyakarta setelah lebih dulu dikenal sebagai Ning Cilik Surabaya 2024. Dari Kota Pahlawan, ia membawa semangat yang sama ke Kota Gudeg, lalu membuka jalan baru lewat single perdananya, Sang Pemenang.

Dari Modeling ke Panggung Musik

Shanun lahir di Surabaya pada 24 Oktober 2012 dan masih menempuh pendidikan di sebuah SD swasta di Surabaya. Putri dari Moh Sulaiman Effendi ST dan Ennie Sri Kuntari SE yang tinggal di Rungkut Menanggal Harapan Surabaya itu mengaku menyukai dunia tarik suara sejak lama. Kecintaannya pada bernyanyi menjadi pintu masuk untuk memperluas bakat yang sebelumnya telah lebih dulu terlihat di dunia modeling.

Langkahnya di Jogja kemudian mempertemukannya dengan Yunan Helmi, pencipta lagu anak sekaligus CEO PresidenMusikindo. Dari pertemuan itulah lahir single Sang Pemenang, lagu bernuansa pop dengan melodi yang mudah diingat dan lirik yang dirancang memberi semangat.

Single Perdana yang Dibuat untuk Menguatkan

Menurut Shanun, keinginannya sederhana: terus bernyanyi dan mewujudkan cita-cita menjadi penyanyi terkenal. Ia juga tak menutupi kekagumannya pada Agnes Monica, sosok yang menjadi idolanya dalam bermusik.

“Saya senang nyanyi. Doakan semoga cita-cita terwujud,” ujar Shanun.

Yunan Helmi menilai Shanun punya karakter vokal yang kuat untuk pasar musik anak dan komersial. Ia menyebut warna suara Shanun mudah menarik perhatian pendengar dan memiliki daya jual yang menjanjikan.

“Jarang penyanyi seperti dia. Aura bintangnya sangat besar. Vokalnya menarik di telinga masyarakat. Saya yakin Shanun akan jadi bintang besar di masa depan,” kata Yunan Helmi.

Rekaman Jarak Jauh, Hasil Maksimal

Proses pengerjaan lagu ini dilakukan dengan pendekatan yang tidak biasa. Yunan menjelaskan bahwa rekaman dilakukan dari jarak jauh, diawali dengan pertemuan daring, pengarahan, lalu masuk ke proses produksi. Meski tanpa tatap muka langsung sepanjang proses, hasil akhirnya dinilai tetap maksimal.

Dengan bekal prestasi yang sudah ia kumpulkan sebagai juara pertama dalam sejumlah lomba modeling dan nyanyi, Shanun kini melangkah lebih mantap. Statusnya sebagai Ning Cilik Surabaya 2024 menjadi pijakan penting, sementara single Sang Pemenang menandai ambisinya untuk tidak berhenti di satu bidang saja. Ia memilih merawat dua jalur sekaligus: panggung model dan panggung musik.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.