Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta resmi menuntaskan rekapitulasi pemilihan gubernur Jakarta 2024. Dari hasil akhir yang dibacakan dalam rapat pleno di Hotel Sari Pacific Jakarta, pasangan Pramono Anung-Rano Karno keluar sebagai peraih suara terbanyak dan langsung menempatkan diri di posisi teratas dalam kontestasi elektoral ibu kota.
Pramono-Rano Raih Suara Terbanyak
Pasangan Pramono Anung-Rano Karno mengumpulkan 2.183.239 suara, atau setara 50,067 persen. Capaian itu membuat mereka unggul atas dua pasangan lain yang sama-sama bersaing ketat dalam perebutan kursi gubernur dan wakil gubernur Jakarta.
Di posisi berikutnya, Ridwan Kamil-Suswono meraih 1.718.160 suara dengan persentase 39,40 persen. Sementara itu, pasangan Dharma-Kun mencatat 459.230 suara atau 10,53 persen. Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, menyampaikan bahwa angka-angka tersebut merupakan hasil resmi setelah seluruh proses rekapitulasi selesai dibahas dalam pleno.
Unggul di Mayoritas Wilayah Jakarta
Kemenangan Pramono-Rano tidak hanya terlihat dari jumlah suara secara keseluruhan, tetapi juga dari sebaran dukungan di lapangan. Pasangan ini tercatat unggul di 5 kota dan 1 kabupaten di Provinsi Jakarta, yang menunjukkan basis dukungan mereka tersebar cukup luas di wilayah ibu kota.
Dengan hasil tersebut, peta persaingan Pilgub Jakarta 2024 akhirnya mengerucut pada pasangan yang mampu menjaga keunggulan hingga tahap rekapitulasi akhir. Angka resmi dari KPU Jakarta menjadi penentu utama yang menegaskan posisi masing-masing pasangan setelah seluruh suara dihitung dan diumumkan dalam rapat pleno.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
