Gempa Myanmar Guncang Warga Vietnam: Berita Terkini

Gempa Myanmar Guncang Warga Vietnam, Getaran Terasa Hingga Hanoi dan Ho Chi Minh

Gempa besar yang mengguncang Myanmar pada Jumat lalu tak hanya meninggalkan kerusakan di wilayah pusat bencana, tetapi juga membuat warga di Vietnam ikut merasakan dampaknya. Getaran dari gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu dilaporkan terasa hingga Hanoi dan Ho Chi Minh, dua kota yang jaraknya lebih dari 1.000 kilometer dari pusat gempa.

Getaran Terasa 10 Detik di Dua Kota Besar Vietnam

Mengutip laporan VnExpress, sejumlah warga di Hanoi dan Ho Chi Minh merasakan guncangan selama sekitar 10 detik. Meski tidak berlangsung lama, cukup banyak saksi mata yang menggambarkan situasi di dalam gedung sempat panik. Furnitur dilaporkan bergoyang, sementara sebagian penghuni bangunan langsung keluar untuk memastikan kondisi aman.

Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya gempa yang berpusat di Wilayah Sagaing, Myanmar, hingga efeknya menjalar ke negara tetangga. Selain Vietnam, Thailand juga merasakan dampak yang sama, bahkan dengan konsekuensi yang lebih berat di sejumlah titik.

Myanmar dan Thailand Sama-Sama Dilanda Kerusakan

Otoritas Myanmar menetapkan status darurat di wilayah yang terdampak gempa. Hingga laporan ini disusun, sedikitnya 25 orang di Myanmar dan satu orang di Thailand dilaporkan tewas. Selain itu, 43 orang masih hilang setelah sebuah gedung pencakar langit di Bangkok ambruk akibat guncangan.

US Geological Survey (USGS) mencatat adanya gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo sekitar 12 menit setelah gempa utama. Di Bangkok, satu korban tewas juga dilaporkan, sementara 43 orang lainnya terjebak di gedung bertingkat yang masih dalam tahap konstruksi di distrik Chatuchak, menurut Thai PBS.

Bangunan Runtuh, Korban Berjatuhan

Di Myanmar, dampak gempa juga menghantam fasilitas keagamaan. Sebuah biara di Kota Taungoo dilaporkan hancur dan menewaskan lima anak pengungsi. Rangkaian laporan itu memperlihatkan bahwa pusat gempa bukan hanya memicu kepanikan lintas negara, tetapi juga menimbulkan kerusakan serius pada bangunan dan menambah jumlah korban di lapangan.

Sumber: Sputnik

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.