Dukungan Ketum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jakarta untuk masuk dalam 50 besar kota global sangat kuat. Hal ini diungkapkan setelah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema “Sinergi HIPPI dan Pemprov Jakarta dalam mewujudkan ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan” di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Uchy Hardiman, Ketum HIPPI Jakarta, menegaskan keterlibatan aktif insan HIPPI dalam berbagai sektor di Jakarta seperti perdagangan, investasi, bisnis, pariwisata, kebudayaan, pendidikan, dan kesehatan.
Menurut Uchy, perubahan menuju status kota global memerlukan proses panjang, ketekunan, pembiayaan yang cermat, serta kepemimpinan yang tegas namun inklusif. Indikator peringkat kota global meliputi kemudahan berbisnis, konektivitas transportasi, kekuatan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan ekosistem inovasi digital. Saat ini Jakarta berada di peringkat ke-74 dalam Global City Index, namun Uchy yakin dengan tekad kuat dan kerja sama yang baik, Jakarta dapat mengejar kota-kota global terkemuka lainnya seperti New York, London, Tokyo, Paris, Beijing, Singapura, dan Los Angeles.
