Apple sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi Perplexity AI, sebuah perusahaan rintisan yang terkenal di bidang kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diyakini dapat membantu Apple dalam menyusul pesaingnya di bidang AI. Diskusi ini melibatkan eksekutif Apple, seperti kepala merger dan akuisisi Adrian Perica, serta Kepala Layanan Apple Eddy Cue. Meskipun belum ada kesepakatan final, kemungkinan ini muncul sebagai hasil dari persaingan antara Apple dan Google terkait perjanjian default mesin pencari di Safari. Jika akuisisi ini terwujud, Perplexity AI dapat menggantikan Google sebagai mesin pencari default. Dengan langkah ini, Apple diharapkan dapat menguatkan kehadirannya dalam pengembangan AI, terutama melalui asisten digital Siri dan produk-produk pintar lainnya. Kegagalan Apple dalam pengembangan AI sebelumnya juga memberi kesempatan bagi pesaing, seperti Samsung dan Google, untuk unggul dalam pasar ponsel pintar. Namun, dengan akuisisi Perplexity AI, Apple dapat kembali menjadi pemain kunci dalam industri teknologi, mempercepat pengembangan produk AI-nya, seperti smart home hub dan kacamata augmented reality (AR) pintar. Selain itu, hal ini juga akan membawa manfaat bagi penelitian dan pengembangan Apple Intelligence untuk masa depan.

