TECNO Mobile, vendor perangkat pintar yang berasal dari Transsion Holding China, telah mengkonfirmasi bahwa 3 smartphone entry-level dari seri SPARK 40, yaitu SPARK 40, SPARK 40 Pro, dan SPARK 40 Pro+, akan segera hadir di pasar Indonesia. Sertifikasi perangkat pos dan telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) serta tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah berhasil diperoleh oleh ketiga model tersebut. Dengan sertifikasi tersebut, PT Carlcare Service Ila, sebagai perwakilan TECNO Mobile di Indonesia, memperoleh izin untuk merakit ponsel SPARK 40 Pro+ di pabrik Indonesia.
Selain SPARK 40 Pro+, SPARK 40 dan SPARK 40 Pro juga telah memperoleh sertifikasi perangkat pos yang dikeluarkan oleh Kemkomdigi. Dengan melengkapi koneksi jaringan GSM/GPRS/EDGE/WCDMA/HSPA+/4G LTE, ponsel-ponsel ini juga telah memenuhi persyaratan TKDN dengan persentase kandungan lokal yang diwajibkan oleh regulasi Kemenperin. Dengan chipset terbaru Helio G200 buatan MediaTek, SPARK 40 series diharapkan akan memberikan performa yang tinggi dengan prosesor yang lebih cepat dari versi sebelumnya.
Menurut General Manager, Wireless Communications Business, MediaTek Dr Yenchi Lee, chipset Helio G200 akan membantu TECNO menghadirkan performa terbaik pada seri SPARK 40, serta memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Dengan kombinasi kualitas visual yang lebih baik dan algoritma khusus TECNO, SPARK 40 Pro diharapkan dapat memberikan pengalaman menikmati hiburan dengan resolusi super 1,5K, yang merupakan konfigurasi visual tertinggi pada ponsel dengan harga yang serupa. Seri TECNO SPARK 40 dijadwalkan akan diluncurkan di pasar global pada bulan Juli tahun 2025, dengan ukuran yang kompak dan fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) dari TECNO yang menarik perhatian pengguna.

