Gotong Royong Warga Kedanyang Gresik: Tradisi Berdampak di Era Digital

Warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik, masih menjaga dan melestarikan tradisi gotong royong meskipun di tengah era modernisasi dan digitalisasi. Mereka kembali berkumpul dengan membawa makanan dan minuman untuk membersihkan saluran air agar tanaman padi tetap subur. Suasana kebersamaan terasa kental dengan canda tawa serta kerja keras menggunakan peralatan seperti cangkul dan sabit.

Meskipun mayoritas penduduk di desa ini adalah warga pendatang, tradisi gotong royong tetap dijalankan. Selain untuk melestarikan budaya turun-temurun, desa ini juga memiliki lahan yang luas, termasuk sawah, ladang, dan lahan potensial. Kepala Desa Kedanyang, Mustofa, menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan wadah edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga alam.

Sadiman, seorang warga Desa Kedanyang, menambahkan bahwa desa mereka tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan tradisi luhur, seperti sedekah bumi. Semangat gotong royong harus terus diajarkan kepada generasi penerus agar budaya ini tetap menjadi warisan bangsa Indonesia. Dengan melestarikan tradisi gotong royong, warga Desa Kedanyang membuktikan bahwa modernisasi tidak menghilangkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Source link