Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Selasa, 6 Oktober 2026
Teknologi

AI Doctor Assistant: Solusi Medis Canggih dari Halodoc

21 Agustus 2025•Redaksi
Bagikan: WhatsApp Facebook X

Halodoc, pionir layanan kesehatan digital di Indonesia, telah memperkenalkan inovasi terbaru mereka, yaitu AI Doctor Assistant (AIDA). AIDA akan memberikan akses praktis ke pengetahuan medis yang teruji ilmiah, mempercepat alur kerja klinis, serta memungkinkan dokter fokus pada layanan berkualitas dan interaksi langsung dengan pasien.

Filosofi AIDA adalah “doctor first” dan diawasi oleh Board of Medical Excellence Halodoc. Tim dokter tersebut bertanggung jawab untuk mengawasi, memonitor, dan mengevaluasi seluruh layanan kesehatan ekosistem Halodoc, termasuk penerapan AI.

AI di Halodoc dirancang untuk memperluas kemampuan tenaga kesehatan, sehingga mereka dapat lebih fokus pada layanan kesehatan berkualitas untuk pasien. Managing Director Halodoc, Ardhitya Rinaldo, mengatakan bahwa AIDA tidak akan menggantikan peran dokter, tetapi justru memberdayakan mereka untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang sudah baik.

Evaluasi awal terhadap AIDA menunjukkan bahwa lebih dari 80% mitra dokter telah merasakan manfaatnya dalam menyelesaikan pekerjaan repetitif. Tingkat ketepatan AIDA mencapai 93%, mengonfirmasi perannya sebagai pendamping terpercaya bagi dokter.

Halodoc menekankan bahwa privasi dan keamanan data tetap menjadi prioritas utama dalam implementasi AIDA. Setiap interaksi dengan AI dijalankan dengan tata kelola data yang ketat dan sesuai aturan perlindungan data kesehatan.

AIDA tetap akan terus belajar dan berkembang untuk memperkuat peran dokter dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Halodoc berkomitmen untuk menggunakan AI sebagai alat pendamping yang memperkuat peran tenaga kesehatan profesional, bukan sebagai penggantinya.

Sejak didirikan, Halodoc konsisten menghadirkan teknologi untuk mempermudah akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mulai dari telemedicine, integrasi dengan tenaga kesehatan, apotek, rumah sakit, dan asuransi dalam platform tunggal, hingga partisipasi dalam program vaksinasi dan continuing medical education.

Source link

Redaksi

Redaksi Indoberita.net