PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan posisinya dalam dorongan digitalisasi pendidikan nasional. Melalui platform edukasi PIJAR, perusahaan pelat merah itu kini terlibat dalam penguatan pembelajaran koding dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di sekolah-sekolah di berbagai daerah Indonesia. Program ini dijalankan bersama LPD terpilih dan telah mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
PIJAR Dorong Guru Siap Hadapi Kurikulum Digital
PIJAR saat ini mengimplementasikan Kurikulum Coding & Artificial Intelligence bagi guru dan sekolah. Langkah ini diposisikan sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan, sekaligus membekali tenaga pendidik agar lebih siap menghadapi perubahan teknologi di ruang kelas. Telkom menempatkan guru sebagai titik awal perubahan, karena dari merekalah pembelajaran digital bisa menjangkau siswa secara lebih luas dan terarah.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya membuat generasi muda mampu memakai teknologi, tetapi juga memahami cara menciptakannya. Melalui PIJAR, Telkom ingin memastikan para guru memiliki kapasitas untuk menghadirkan materi koding dan AI secara relevan di kelas. Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi untuk menyiapkan generasi yang lebih tangguh di era digital.
116 Guru Ikut Pelatihan di Semarang dan Boalemo
Implementasi program ini telah berlangsung pada Juli-Agustus 2025 di Kota Semarang dan Kabupaten Boalemo. Sebanyak 116 guru terlibat dalam pelatihan intensif yang berfokus pada penerapan Koding dan AI. Selama program berjalan, para peserta mempelajari praktik dasar pemrograman berbasis AI hingga pembuatan model machine learning sederhana, dengan pendekatan yang dirancang agar mudah diterapkan dalam pembelajaran.
Pelaksanaan program tersebut melibatkan sinergi antara Kemendikdasmen, pemerintah daerah setempat, Telkom, dan LPD. Kolaborasi lintas pihak ini menjadi penopang utama agar pelatihan tidak berhenti pada pengenalan konsep, tetapi benar-benar memberi bekal praktis bagi guru di lapangan.
Program Diperluas ke Sejumlah Daerah
Melihat respons yang positif, PIJAR akan memperluas implementasi program ke wilayah lain, termasuk Kota Lampung, Kabupaten Jembrana, DKI Jakarta, Kota Bandung, dan Kota Balikpapan. Perluasan ini menunjukkan bahwa dorongan terhadap literasi digital di dunia pendidikan tidak lagi terbatas pada satu wilayah, melainkan diarahkan agar manfaat kurikulum dapat dirasakan lebih merata.
Telkom menempatkan penguatan kapasitas guru sebagai inti dari inisiatif ini. Dengan bekal yang lebih relevan, para pendidik diharapkan bisa menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing dan ikut mendorong lahirnya ekosistem pendidikan digital yang lebih siap menghadapi kebutuhan masa depan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
