Update Stasiun MRT Jakarta Tutup Sementara karena Demo

Update Stasiun MRT Jakarta Tutup Sementara karena Demo

PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan penyesuaian layanan setelah aktivitas massa di kawasan Jalan Jenderal Sudirman meningkat. Sejumlah akses masuk stasiun ditutup sementara demi menjaga kelancaran operasional sekaligus keamanan pelanggan di titik-titik yang terdampak langsung oleh situasi di lapangan.

Sejumlah Entrance Stasiun Ditutup

Penutupan sementara berlaku untuk entrance D Stasiun MRT Istora Mandiri, Entrance A Stasiun Bendungan Hilir, pintu B dan D Stasiun Setiabudi Astra, pintu E, C, serta elevator Stasiun Dukuh Atas BNI, dan pintu masuk B serta D Stasiun Senayan Mastercard. Kebijakan ini diterapkan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak MRT Jakarta.

Plt. Kepala Divisi Corporate Secretary Ahmad Pratomo mengimbau pelanggan agar menyesuaikan perjalanan dan menggunakan entrance atau stasiun alternatif bila memungkinkan. Dengan langkah ini, penumpang diharapkan tetap bisa melanjutkan mobilitas tanpa harus terhambat penutupan akses tertentu.

Kereta Tetap Beroperasi, Namun Ada Penyesuaian

Meski beberapa akses stasiun dibatasi, operasional MRT Jakarta secara umum tetap berjalan normal. Hanya saja, ada penyesuaian pada layanan di area yang berdekatan dengan konsentrasi massa. Kereta MRT Jakarta juga tidak akan berhenti di Stasiun Istora Mandiri sampai kondisi dinyatakan kembali kondusif.

MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat penyesuaian ini. Perusahaan menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama selama situasi di sekitar jalur layanan belum sepenuhnya stabil.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.