Chairman HYBE, Bang Si Hyuk, menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan di markas Kepolisian Metropolitan Seoul. Bang tiba di Unit Investigasi Kejahatan Keuangan pada Senin pagi, mengenakan setelan jas dan memberikan pernyataan singkat kepada wartawan. Bang meminta maaf atas kekhawatiran yang ditimbulkan dan berjanji untuk bekerja sama dalam penyelidikan.
Ini merupakan kali pertama Bang Si Hyuk hadir langsung di hadapan penyidik terkait kasus ini. Ia diduga telah menyesatkan investor pada tahun 2019 dengan menyatakan bahwa HYBE tidak memiliki rencana IPO, padahal perusahaan sudah mulai menyiapkan proses tersebut. Polisi menduga Bang tetap melanjutkan IPO dan menerima sekitar 30% keuntungan dari penjualan kembali saham, dengan nilai mencapai 190 miliar won.
Investigasi dimulai setelah polisi menerima informasi pada akhir 2024 dan semakin berkembang setelah penggerebekan di kantor pusat HYBE di Yongsan pada bulan Juli. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi apakah Bang Si Hyuk akan dijadikan tersangka. HYBE juga belum memberikan pernyataan tambahan terkait pemeriksaan tersebut.
