Erick Thohir Siap Mundur Sebagai Ketum PSSI jika Diminta FIFA

Setelah resmi dilantik sebagai bagian dari pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Erick Thohir kembali menjadi sorotan bukan hanya karena posisinya di kabinet, tetapi juga karena statusnya sebagai Ketua Umum PSSI. Di tengah perhatian publik soal potensi rangkap jabatan, Erick memilih bersikap tenang dan menunggu arahan resmi dari FIFA sebelum mengambil langkah apa pun.

Menunggu Sikap Resmi FIFA

Erick menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mendahului keputusan otoritas sepak bola dunia tersebut. Menurut dia, semua akan dijalankan sesuai aturan yang berlaku, termasuk bila FIFA menilai ada hal yang perlu disesuaikan terkait jabatannya di PSSI. Sikap itu sekaligus menunjukkan bahwa ia tidak ingin menimbulkan tafsir liar di tengah publik maupun di internal organisasi.

Siap Mundur Jika Diminta

Pria berusia 55 tahun itu juga menyampaikan kesiapan untuk mundur dari kursi ketua umum apabila FIFA memang menginstruksikan demikian. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap regulasi menjadi prioritas utama, bukan mempertahankan jabatan. Dalam pernyataannya, Erick memberi sinyal bahwa ia akan mengikuti mekanisme yang ada tanpa keberpihakan dan tanpa campur tangan dari pihak mana pun.

Peluang Pengganti Terbuka

Erick juga tidak menutup kemungkinan adanya sosok lain yang bisa mengisi posisi tersebut jika memang dibutuhkan. Dengan begitu, arah keputusan kini sepenuhnya bergantung pada ketentuan resmi yang nantinya disampaikan FIFA. Di tengah situasi ini, sorotan publik bukan lagi sekadar pada siapa yang memimpin PSSI, tetapi pada bagaimana aturan dan kepatuhan dijalankan secara konsisten.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.